Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
20 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
9 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
6
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Pemerintah Akan Audit Bangunan Pesantren, Menindaklanjuti Tragedi Runtuhnya Ponpes Al Khoziny

Pemerintah Akan Audit Bangunan Pesantren, Menindaklanjuti Tragedi Runtuhnya Ponpes Al Khoziny
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo (rompi kuning) didampingi Kepala Basarnas, Mohammad Syafii saat saat kunjungan ke Pondok Pesantren Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Senin (6/10/2025) (Foto: Humas Kemen PU)
Selasa, 07 Oktober 2025 13:23 WIB

JAKARTA – Tragedi ambruknya bangunan tiga lantai di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, mendorong pemerintah mengambil langkah serius. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memastikan seluruh bangunan pondok pesantren di Indonesia akan dievaluasi secara menyeluruh untuk menjamin keamanan dan standar konstruksinya.

“Evaluasi akan dilakukan terhadap semua pondok pesantren sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” kata Dody saat meninjau lokasi kejadian bersama tim penyelamat gabungan, Senin (6/10/2025).

Dody menjelaskan, evaluasi ini akan menjadi program lintas kementerian. Kementerian PU akan bekerja sama dengan Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, serta pemerintah daerah guna memastikan seluruh pembangunan dan renovasi pesantren memenuhi standar teknis dan keselamatan.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi bangunan pendidikan keagamaan yang dibangun tanpa pengawasan dan perhitungan struktur yang benar,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kementerian PU belum dapat memberikan penjelasan teknis terkait penyebab runtuhnya bangunan di Ponpes Al Khoziny. Pemerintah saat ini fokus mendukung tim penyelamat dalam proses evakuasi korban dan menyiapkan langkah lanjutan setelah semua proses tanggap darurat selesai.

“Prioritas utama kita sekarang adalah kemanusiaan. Setelah seluruh korban ditemukan dan proses evakuasi selesai, baru dilakukan audit dan investigasi menyeluruh,” tegasnya.

Tragedi tersebut menimbulkan keprihatinan mendalam. Berdasarkan data Basarnas, hingga Senin (6/10/2025) malam tercatat 63 korban meninggal dunia, enam di antaranya dalam kondisi tubuh tidak utuh. Dari total 167 korban yang berhasil dievakuasi, 104 orang dinyatakan selamat, sementara sekitar 10 korban masih tertimbun reruntuhan.

Dody menegaskan, setelah insiden ini pemerintah akan memperkuat pengawasan pembangunan fasilitas keagamaan dan pendidikan, termasuk penerapan audit struktural secara berkala.

“Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya keselamatan dalam pembangunan. Pemerintah tidak ingin musibah serupa terjadi lagi,” ujarnya.

Langkah evaluasi nasional terhadap bangunan pesantren diharapkan dapat mencegah terulangnya tragedi yang menelan puluhan korban jiwa di Sidoarjo tersebut. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Kategori:Balai Kota
wwwwww