Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
10 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
7 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
7 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025

Berlatih 10 Hari, Handezka Vaktorias Ukir Sejarah Persembahkan Medali Perunggu

Berlatih 10 Hari, Handezka Vaktorias Ukir Sejarah Persembahkan Medali Perunggu
Atlet Sambo Indonesia, Handezka Vaktorias bersama Manajer Timnas Sambo Indonesia Nurfirmanwansyah. (PP Persambi)
Sabtu, 04 Oktober 2025 17:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MEGAMENDUNG - Prestasi membanggakan diukir Handezka Vaktorias pada Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Yunior atau World Youth and Junior Sambo Championship 2025 yang digelar di JSI Resort Convention Hall Megamendung Bogor, Jawa Barat.

"Bangga dan senang bener bisa mempersembahkan perunggu yang merupakan medali pertama untuk Indonesia. Rasanya lega dapat buat bangga Indonesia," kata Handezka ditemui awak media.

Kebanggaan ini memang pantas diunkapkan Handezka. Apalagi, mantan pegulat ini baru menekuni teknik olahraga sambo sàat menjalani Training Camp (TC) di Karawang, Jawa Barat.

"Saya baru fokus berlatih teknik sambo 10 hari saat menjalani di TC di Karawang. Sebelumnya saya merupakan atlet gulat," tambahnya.

Handezka persembahkan perunggu setelah mencatat kemenangan atas Wail Laarif (Maroko) melalui kemenangan angka mutlak di nomor combat (tarung) kelas 64kg junior putra. Kemenangan ini mengantarkan atlet kelahiran Padang, Sumatera Barat, 12 Februari 2005 ini lolos ke semifinal.

Namun sayang, di semifinal ia harus menderita kalah angka tipis dari Rosul Dzhabrailov (Turkmenistan). "Sangat disayangkan saya harus menderita kalah tipis di semifinal," tutur Handezka.

"Tapi saya jadi punya pengalaman berharga dari kekalahan ini untuk lebih berkembang di kemudian hari. Harus selalu tetap fokus hingga pertandingan berakhir," terang petarung pengagum mantan bintang UFC Khabib Nurmagomedov.

Siswa SMAN 2 Gunung Talang ini bertekad untuk berlatih lebih keras dan menjunjung disiplin guna bisa kembali membanggakan Indonesia. ***

wwwwww