PPP tak Lolos ke Senayan, Romi: Pelajaran Besar di Usia 51 Tahun
![]() |
| Mantan Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy. |
"Kita dapat suara 3,82 persen, kurang 0,18 persen saja. Suasana kebatinannya campur aduk. Dalam 11 kali Pemilu baru pertama kali kita nggak lolos. Dalam 51 tahun sejarah juga baru pertama kali. Tentu mengejutkan, karena kita tidak pernah menyangka," ujar Romi saat berbincang dengan pengamat politik, Hendri Satrio, di kanal YouTube Hendri Satrio Official, Minggu malam (28/9/2025).
Romi menduga ada operasi politik yang membuat suara PPP menyusut drastis di sejumlah basis utama. "Ada satu partai politik yang saat itu dibantu kekuatan supra struktur negara. Akibatnya penyebut jadi besar, sementara pembilang tetap. Caranya dengan memindahkan suara tidak sah, karena kalau mengganggu suara partai lain bisa ketahuan," jelasnya.
Pernyataan itu ditanggapi Hendri Satrio dengan menyinggung partai yang baru mengganti logo. "Kita nggak perlu sebut nama partainya, cukup meraba-raba saja," katanya.
"Rabaan Bung Hendri ini nggak salah biasanya," timpal Romi sambil berkelakar.
Partai yang disinyalir mendapat keuntungan dari operasi politik tersebut adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang kini dipimpin oleh Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | rmol.id |
| Kategori | : | Parlemen |








