Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
11 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
4 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Presiden Asian Boxing Kirim Klarifikasi dan Tegaskan Akui PERBATI Pimpinan Ray Zulham Farras Nugraha

Presiden Asian Boxing Kirim Klarifikasi dan Tegaskan Akui PERBATI Pimpinan Ray Zulham Farras Nugraha
Boy Pohan saat memimpin pertandingan tinju internasional. (dok. Pribadi)a
Selasa, 02 September 2025 18:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Presiden Asian Boxing Pichai Chunhavajira secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua Umum Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) Ray Zulham Farras Nugraho atas kesalahan yang terdapat dalam surat tertanggal 1 September2025 mengenai Presiden Federasi Tinju Indonesia.

Dalam surat tertanggal 2 September tersebut, Pichai Chunhavajira menyebutkan ada kekeliruan penyebutan nama Dr. Hillary Brigitta Lasut sebagai Presiden Federasi Tinju Indonesia. Dia menegaskan Asian Boxing dengan ini mengklarifikasi bahwa badan resmi dan diakui untuk tinju amatir di Indonesia adalah PERBATI (Pengurus Besar Tinju Indonesia) dan Presiden yang terpilih adalah Ray Zulham Farras Nugraha.

"Kami menyesalkan kelalaian ini dan dengan hormat meminta agar koreksi ini dicatat sebagaimana mestinya. Asian Boxing tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan PERBATI di bawah kepemimpinan Ray Zulham Farras Nugraha dan berharap dapat bekerja sama untuk kemajuan tinju di Indonesia dan di seluruh Asia," katanya.

Berdasarkan surat Asian Boxing tersebut, Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) menegaskan bahwa surat Asian Boxing tertanggal 1 September 2025 yang menyebutkan kepemimpinan organisasi tinju amatir Indonesia adalah sebuah kesalahan redaksional.

Dalam unggahan instagram resmi Indonesia.boxing, PERBATI menyebutkan satu-satunya induk organisasi resmi tinju amatir di Indonesia yang diakui secara nasional oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI/National Olympic Comittee) maupun internasional (Asian Boxing dan World Boxing).

"Kami menegaskan bahwa tata kelola olahraga internasional harus dijunjung tinggi. Setiap organisasi atau pihak yang mengatasnamakan diri di luar struktur resmi dan sah dapat dikenakan teguran keras hingga sanksi tegas sesuai dengan regulasi olahraga internasional," demikian bunyi pernyataan tersebut.

PERBATI bersama Asian Boxing berkomitmen untuk menjaga integritas, tata kelola yang baik, dan masa depan olahraga tinju Indonesia dalam payung organisasi yang sah.

Sementara itu, Komite Eksekutif KOI Jadi Rajaguguk menegaskan, meminta semua pihak mengakui keberadaan PERBATI sebagai National Federation (NF) yang berafiliasi kepada International Federation (IF) yakni World Boxing yang menjadi anggota resmi Komite Olimpiade Internasional (IOC). "NF itu hanya satu yakni NF yang berafiliasi ke IF dan diakui IOC," tegasnya.

Tak Perlu Diragukan

Sebelumnya, Wakil Sekjen II PERBATI Muhammad Arisa Putra Pohon mengatakan, pengakuan Asian Boxing dan World Boxing terhadap PERBATI tidak perlu diragukan. Hal itu bisa dilihat dari Technical Hand Book (THB) cabang olahraga tinju SEA Games Thailand 2025.

Dalam THB tersebut tercantum nama Presiden Word Boxing (WB) Boris van der Vorst dan Presiden Asian Boxing sekaligus Presiden Thailand Boxing Association (TBA) Pitchai Chunhavajira.

Keberadaan WB dan AB dalam THB itu, kata Boy Pohan, panggilan karibnya, sekaligus memastikan bahwa hanya petinju dan ofisial Timnas Tinju Indonesia sudah melalu Tim Review Kemenpora yang mendapatkan rekomendasi dari PERBATI yang bisa didaftarkan melalui Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) untuk tampil pada peseta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Tenggara tersebut.

“Adanya WB dan AB dalam THB SEA Games 2025 itu sebagai bukti bahwa PERBATI yang mendapatkan pengakuan. Sah, PERBATI yang bisa memberikan rekomendasi terhadap petinju dan ofisial Timnas Tinju Indonesia yang akan didaftarkan melalui NOC Indonesia,” kata Wasit/Juri Indonesia yang pernah memimpin di Olimpiade Tokyo 2021 dan Olimpiade Paris 2024. ***

wwwwww