Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
11 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
4 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Polda Bali Bantah, Tapi Keluarga Klaim Syahdan Husein Sudah Diterbangkan ke Jakarta

Polda Bali Bantah, Tapi Keluarga Klaim Syahdan Husein Sudah Diterbangkan ke Jakarta
Ilustrasi. Humas Gejayan Memanggil disebut ditangkap di Bali. (antara foto/andreas fitri atmoko)
Selasa, 02 September 2025 18:32 WIB

JAKARTA – Isu penangkapan Syahdan Husein, Humas gerakan Gejayan Memanggil, masih simpang siur. Beredar kabar bahwa ia ditangkap di Bali pada Senin malam (1/9/2025) dan langsung dibawa ke Jakarta. Namun, pihak Polda Bali membantah ada penangkapan tersebut.

Abe, salah satu admin Gejayan Memanggil, mengatakan mendapat kabar Syahdan diamankan sekitar pukul 23.00 WITA. “Iya, Bang Syahdan ketangkep,” ujarnya. Tapi ia mengaku belum menerima informasi resmi soal dasar hukum penangkapan itu.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy, justru menepis kabar tersebut. “Enggak ada (penangkapan Syahdan Husein),” katanya singkat.

Di sisi lain, Direktur LBH Bali, Rezky Pratiwi, menyebut keluarga Syahdan memberi kabar bahwa ia sudah diterbangkan ke Jakarta. Namun, saat dicek langsung ke Polda Bali, pihak kepolisian menutup akses informasi. “Polisi bilang tidak ada nama Syahdan. Jadi, kebenarannya masih abu-abu,” ujarnya.

Kasus ini muncul bersamaan dengan gencarnya serangan doxing terhadap Syahdan. Ia dituduh memakai donasi aksi 25 Agustus untuk bersenang-senang di Bali. Syahdan melalui video klarifikasi membantah tuduhan tersebut. “Donasi baru dibuka, belum ada uang masuk selain Rp500 ribu dari satu organisasi. Keberadaan saya di Bali karena pekerjaan, bukan liburan,” tegasnya. 

Ia menyebut tuduhan itu sebagai upaya melemahkan gerakan sipil. “Foto-foto saya diedarkan, aktivitas saya dipantau. Ini jelas serangan sistematis untuk membunuh karakter,” katanya.

Bagi Syahdan, tekanan tersebut tidak akan menghentikan perjuangan. “Gerakan seperti Gejayan Memanggil, Reformasi Dikorupsi, Indonesia Gelap, hingga September Hitam akan terus berlanjut,” tutupnya.

Misteri keberadaan Syahdan hingga kini belum terungkap. Publik pun bertanya-tanya: apakah ia benar ditangkap atau sekadar jadi korban isu untuk melemahkan gerakan mahasiswa?***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:cnnindonesia.com
Kategori:Kabar Bertuah, Kampus, Balai Kota
wwwwww