Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
23 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
21 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
23 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
2 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Gelanggang

I League Beri Penghargaan Delapan Match Commissioner Pensiunan

I League Beri Penghargaan Delapan Match Commissioner Pensiunan
Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali bersama delapan Match Commissioner Pensiunan yang dapat penghargaan dari I League. (PSSI)
Sabtu, 09 Agustus 2025 18:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SURABAYA - Di tengah kemeriahan pembukaan BRI Super League 2025/26, ada momen istimewa yang tak tersorot kamera. Saat jeda pertandingan pembuka, bertempat di ruang dalam stadion, I League memberikan penghargaan kepada delapan Match Commissioner yang telah mengakhiri masa tugasnya setelah puluhan tahun mengabdi.

Mereka adalah Bambang Iriyanto (Jawa Timur), Abdul Mauridz Tuguis (Maluku Utara), Mathys Rugebregt (Sumatera Selatan), Mansur Hunowo (Gorontalo),  M. Syarif (Sumatera Utara), Khalid (Aceh), Dheny Romdhoni (Banten), dan Zulfahmi Bakri (Riau).

Penghargaan ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali, bersama Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, didampingi oleh Sadikin Aksa (Direktur Komersial I.League), dan Asep Saputra (Direktur Operasional I.League).

Acara ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh penghormatan. “Mereka adalah bagian dari fondasi kompetisi ini. Meski tak berada di tengah sorotan, kontribusi mereka sangat menentukan kualitas dan keadilan pertandingan. Apresiasi ini adalah bentuk penghormatan kami atas kerja nyata mereka,” ujar Ferry Paulus.

Sebagai bentuk penghargaan, I.League memberikan paket umrah atau uang tunai senilai 25 juta rupiah. Pemberian ini menjadi simbol penghormatan atas dedikasi panjang mereka dalam mendukung ekosistem sepak bola nasional.

“Kita tidak hanya membangun kompetisi, tapi juga merawat nilai-nilai di dalamnya. Para match commissioner ini telah menjaga marwah pertandingan dengan profesionalisme dan integritas tinggi. Terima kasih atas pengabdian yang luar biasa,” ujar Zainudin Amali.

Salah satu penerima penghargaan, Bambang Iriyanto, menyampaikan rasa terima kasih yang tulus. “Kami merasa dihargai bukan karena sorotan, tapi karena kepercayaan. Terima kasih kepada I.League dan PSSI atas penghargaan ini. Ini menjadi penutup yang sangat berkesan dalam perjalanan kami,” ujarnya.

Momen hangat ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah liga tak hanya ditentukan oleh para pemain di lapangan, tetapi juga oleh para pengabdi di balik layar yang bekerja dengan tenang dan penuh tanggung jawab. ***

wwwwww