Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
14 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
11 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
11 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Home  /  Berita  /  Kampus

KLH Minta Pemda Tak Abaikan Sampah dari Program Makan Bergizi Gratis

KLH Minta Pemda Tak Abaikan Sampah dari Program Makan Bergizi Gratis
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq berbincang dengan siswa saat memantau Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 8 Kota Tangerang, Senin (4/8/2025). (Foto: Antara/Irfan)
Senin, 04 Agustus 2025 15:26 WIB

JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di berbagai daerah mulai menimbulkan tantangan baru berupa sisa makanan. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pun mengingatkan agar pemerintah daerah segera membentuk tim khusus (timsus) untuk mengelola sampah makanan dari setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan bahwa sisa makanan dari program MBG harus dimanfaatkan dan tidak dibiarkan menumpuk. Ia mengungkapkan, satu SPPG dapat menghasilkan hingga 20 kilogram sampah makanan per hari.

"Ini bukan hal kecil. Harus ditangani dengan serius agar tidak menimbulkan masalah lingkungan baru," ujar Hanif saat meninjau SPPG di SMP Negeri 8 Kota Tangerang, Senin (4/8/2025).

Hanif menekankan perlunya pengelolaan limbah yang sistematis. Ia menyarankan pemanfaatan sisa makanan untuk pakan maggot, kompos, atau bentuk inovasi lainnya.

"Kami dorong pemda untuk tidak hanya fokus pada pembagian makanan, tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan yang muncul," jelasnya.

Sebelum bertemu para siswa penerima MBG, Hanif terlebih dulu memastikan sistem pengolahan sampah di lokasi berjalan baik. Ia memuji keberadaan unit pengangkut khusus dan pengolahan lanjutan dari sisa makanan di SPPG.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyatakan seluruh sisa makanan MBG telah diolah oleh Dinas Lingkungan Hidup melalui fasilitas TPST3R dan TPA.

"Kami sudah siap, semua sisa makanan tidak ada yang dibuang sembarangan," katanya.

KLH berharap pengelolaan sampah dari MBG menjadi perhatian serius di seluruh daerah demi keberlanjutan program dan pelestarian lingkungan. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Kampus
wwwwww