Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
14 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
11 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
11 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Karhutla Turun, Presiden Tekankan Strategi Jangka Panjang Lindungi Hutan

Karhutla Turun, Presiden Tekankan Strategi Jangka Panjang Lindungi Hutan
Presiden Prabowo Subianto
Senin, 04 Agustus 2025 07:39 WIB

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memuji kerja keras kementerian dan lembaga dalam menekan angka kebakaran hutan dan lahan (karhutla), namun ia juga memberikan peringatan tegas: kondisi cuaca ekstrem akibat perubahan iklim belum berakhir.

Dalam rapat terbatas secara virtual yang digelar dari Hambalang, Minggu (3/8/2025), Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap capaian positif yang ditunjukkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan lembaga penanganan kebakaran lainnya.

"Presiden mengapresiasi upaya bersama yang berhasil menurunkan luas karhutla secara signifikan," ungkap Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

Data menunjukkan bahwa sepanjang 2024, luas area yang terbakar menurun hingga 33,3 persen dibanding 2023. Sementara sampai Agustus 2025, hanya tercatat 8.955 hektar area terbakar—angka terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, Prabowo mengingatkan bahwa musim kemarau masih berlangsung hingga akhir Agustus, dan kebakaran bisa terjadi kapan saja jika kewaspadaan menurun. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat strategi pencegahan jangka panjang dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang makin terasa.

“Penurunan angka bukan alasan untuk lengah. Kita masih menghadapi tantangan besar ke depan,” tegas Teddy.

Presiden juga kembali menegaskan perlunya penegakan hukum tegas terhadap pelaku pembakaran hutan, serta pentingnya peran aktif pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Lebih dari sekadar menekan angka karhutla, pemerintah kini dituntut membangun sistem yang tangguh dalam menghadapi risiko iklim jangka panjang—dan Prabowo menilai kerja bersama adalah satu-satunya jalan untuk mencapainya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kompas.com
Kategori:Balai Kota, Parlemen, Lingkungan, Binawidya
wwwwww