Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
11 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
8 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
8 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Bali Miliki Lapangan Tenis Standar Grand Slam, 10 Lapangan Pikleball dan Fadel

Bali Miliki Lapangan Tenis Standar Grand Slam, 10 Lapangan Pikleball dan Fadel
Menpora Dito saat mengunjungi lapangan tenis standar Grand Slam di Bali. (Foto: Humas Kemenpora)
Minggu, 03 Agustus 2025 18:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BADUNG - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo mengungkapkan kebahagiaannya karena Indonesia kini memiliki venue olahraga raket berstandar internasional di kawasan wisata ITDC Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.

Venue tersebut dilengkapi dengan lapangan tenis standar Grand Slam, tribun penonton modern, serta rencana pembangunan 10 lapangan pickleball dan padel.

“Saya sangat bahagia, khususnya Indonesia memiliki fasilitas tenis kelas dunia. Ada tribun, ada lapangan standar Grand Slam, dan nantinya juga akan dibangun pickleball serta padel," ujar Menpora Dito, Minggu (3/8).

"Jika sudah selesai 100 persen, Bali akan menjadi destinasi kelas dunia, bahkan bisa menjadi tuan rumah kejuaraan setingkat Grand Slam maupun ATP,” sambung Menpora Dito.

Menpora Dito juga memberikan apresiasi kepada sektor swasta yang telah berinvestasi dalam pembangunan fasilitas tersebut. Menurutnya, investasi ini merupakan bukti nyata bahwa iklim industri olahraga di Indonesia semakin berkembang.

“Yang membangun ini bukan pemerintah, tetapi swasta dengan dana investasi besar. Ini menandakan kemajuan industri olahraga kita dan menjadi kebanggaan tersendiri. Artinya, minat dan kepercayaan terhadap industri olahraga Indonesia terus meningkat,” tambahnya.

Selain fasilitas olahraga, kompleks ini juga terintegrasi dengan kawasan wisata, termasuk hotel dan sarana rekreasi, sehingga memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi sport tourism.

“Bayangkan, wisatawan asing bisa menikmati hotel berkelas sambil menyaksikan langsung turnamen tenis dunia. Venue ini akan menjadi magnet baru untuk pariwisata olahraga, dan kami di Kemenpora akan selalu mendukung,” kata Menpora Dito.

Menpora Dito juga menyebutkan bahwa sport tourism telah menjadi salah satu prioritas pembangunan dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. PKarena itu, pemerintah akan terus mendorong keterlibatan swasta melalui insentif dan kebijakan fiskal agar lebih banyak investasi masuk ke sektor olahraga.

“Sport tourism adalah prioritas nasional. Kami sedang memformulasikan dukungan insentif bagi swasta yang berinvestasi di bidang olahraga. Proyek di Bali ini bisa menjadi pilot project dan contoh bagi swasta lainnya,” jelasnya. ***

wwwwww