Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
23 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
2
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
3
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
4
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
4 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Cendekia

Suami Gerebek Istri Dokter Gigi di Kosan Lubuklinggau, Diduga Bersama Selingkuhan

Suami Gerebek Istri Dokter Gigi di Kosan Lubuklinggau, Diduga Bersama Selingkuhan
Selasa, 22 Juli 2025 05:42 WIB

LUBUKLINGGAU – Seorang dokter gigi perempuan berinisial P (46) yang bertugas di Rumah Sakit Muara Beliti, Musi Rawas, Sumatra Selatan, digerebek suaminya sendiri saat tengah berduaan dengan pria muda di sebuah kamar kos. Penggerebekan dramatis itu terjadi Minggu malam (21/7/2025) di kawasan Lubuklinggau Selatan II, Sumatra Selatan.

Sang suami, SW, yang telah lama curiga dengan perilaku istrinya yang kerap pamit dinas luar kota namun sulit dihubungi, akhirnya membuntuti dan mendapati istrinya tinggal di indekos bersama pria berinisial RK (27). Tidak sendiri, SW mengajak anaknya dan meminta bantuan polisi sebelum menggerebek kamar kos yang terletak di Jalan Amula Rahayu, Kelurahan Marga Mulya.

"Penggerebekan dilakukan oleh suami bersama anaknya dan dibantu pihak kepolisian," kata Kapolsek Lubuklinggau Selatan II, AKP Nyoman Sutrisna.

Saat pintu kamar dibuka, P dan RK tengah berada berdua di dalam kamar. Keduanya langsung diamankan ke Mapolres Lubuklinggau untuk penyidikan lebih lanjut oleh Satreskrim.

Kanit PPA Polres Lubuklinggau, Ipda Kopran, mengonfirmasi bahwa kedua orang tersebut kini diperiksa intensif. "Mereka sudah kita amankan dan masih dalam penyidikan," katanya, Senin (21/7/2025).

Dinas Kesehatan Musi Rawas membenarkan bahwa P merupakan tenaga medis yang bertugas di RS Muara Beliti. "Yang bersangkutan bukan pegawai RSUD Sobirin," ujar Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Musi Rawas, dr Arinanda Kurniawan.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Musi Rawas, David Pulung, menyatakan pihaknya menunggu laporan resmi untuk menentukan langkah. Ia menegaskan jika terbukti melakukan pelanggaran berat, sanksi bisa dijatuhkan. "Bisa saja sampai diberhentikan dengan hormat tanpa permintaan sendiri, sesuai aturan disiplin," tegasnya.

Kini, seluruh perhatian tertuju pada proses pemeriksaan lanjutan yang sedang dilakukan Polres Lubuklinggau. Kasus ini menambah daftar panjang persoalan etika aparatur negara yang mencuat ke publik. ***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:gelora.co
Kategori:Cendekia, Kesehatan
wwwwww