Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
18 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
21 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
18 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Kubur Cerita Lama, Gocekan Adit Undang Pesona Lena Georgescu

Kubur Cerita Lama, Gocekan Adit Undang Pesona Lena Georgescu
IM Aditya Bagus Arfan saat menghadapi WGM Lena Georgescu. (PB Percasi)
Sabtu, 19 Juli 2025 18:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SWISS - Pecatur Indonesia IM Aditya Bagus Arfan (rating 2385), 19 tahun, sukses mengubur cerita lama yang selalu "kesulitan" saat berhadapan dengan pecatur wanita bule. Pada pertandingan babak kelima Turnamen Master Open (MTO) 2025 di Biel Chess Festival, Swiss, Jumat (18/7), pecatur berusia 19 tahun ini menundukkan Lena Georgescu (2185).

Lena yang memiliki erlo rating 2185 dan merupakan tiga kali juara nasional wanita Swiss (2017, 2021, 2022) ini tidak menduga dengan langkah-langkah kecutan Adit tersebut terpaksa menyerah pada langkah ke-56 pembukaan Reti.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PB Percasi, Kristianus Liem dalam siaran persnya, menyebutkan kemenangan ini bagi Adit mengubur cerita lama yang selalu “kesulitan” setiap kali menghadapi pecatur wanita, apalagi yang bule.

“Ya, itu cerita lama. Menghadapi Lena Georgescu, 26 tahun, Adit tampil tidak menggigit di tahap pembukaan dan babak tengah, tapi di permainan akhir Adit mampu melemparkan pesona gocekan-gocekannya. Bidak tumpuk pada lajur-h miliknya malah mampu menari-nari menuju petak promosi,” kata Kristianus Liem.

“Lena yang tidak percaya bisa kalah dalam posisi yang dia merasa unggul itu langsung mengajak Adit ke ruang analisis, dan lebih dari setengah jam mereka berdua asyik membahas dan mengupas apa saja yang terjadi selama lima jam pertarungan,” lanjutnya.

WartaPKU Lena Georgescu. (PB Percasi)
Lena Georgescu. (PB Percasi)

Kemenangan ini membawa Adit melesat ke urutan lima dengan 4 poin dari 112 peserta yang datang dari 27 negara. Posisi tiga teratas klasemen sementara dikuasai tiga pecatur dari India yang sama-sama mengemas 4,5 poin yaitu GM Pranav Anand (2566), GM Murali Karthikeyan (2650) dan GM Krishnan Sasikiran (2531).

Sesuai pairing (undian) pada babak ke-6, Sabtu (19/7/2025) Adit akan berhadapan dengan GM Karthik Venkataraman (2540) dari India yang juga mengemas 4 poin dan menempati urutan 7 kalsemen sementara.

Turnamen Master Open (MTO) di Biel Chess Festival, Swiss 14-24 Juli mempertandingkan catur standar atau klasik 10 babak. Di ajang ini Aditya Bagus Arfan berjuang untuk meraih norma Grand Master ketiganya. ***

wwwwww