Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
19 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
8 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Gagal ke Final AFF U 16, Erick Thohir Puji Fighting Spirit Garuda Muda

Gagal ke Final AFF U 16, Erick Thohir Puji Fighting Spirit Garuda Muda
Timnas U 16 Indonesia saat menghadapi Australia di semifinal AFF U 16. (PSSI)
Selasa, 02 Juli 2024 15:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Ketua umum PSSI, Erick Thohir tetap menyampaikan rasa salut kepada timnas Garuda Muda yang kalah, 3-5 dari Australia di semifinal ASEAN Boys U 16 Championships atau AFF U-16 2024 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (1/7/2024).

Berkat hasil kemenangan itu, Australia lolos ke final dan bertemu Thailand, sedangkan Timnas menjalani laga perebutan peringkat ketiga Piala AFF U-16 2024 melawan Vietnam pada Rabu (3/7/2024).

"Timnas Garuda Muda kita bermain baik. Bermain 10 pemain sejak babak pertama, tapi bisa dua kali cetak gol dan memaksa adu pinalti menunjukkan fighting spirit mereka luar biasa. Saya bilang ke mereka jangan tertunduk dan jangan nangis karena tidak ke final, karena mereka bermain sangat baik," ujar Erick Thohir yang menonton pertandingan itu secara langsung.

Timnas tampil menyerang sejak awal laga. Gelandang Timnas Indonesia U-16 Muhammad Zahaby Gholy mampu mencetak gol cepat di menit ketiga melalui sundulan untuk membawa tim Garuda Muda unggul 1-0 atas Australia usai meneruskan umpan silang Mathew Baker.

Australia kemudian berhasil menyamakan kedudukan 1-1 lewat gol Amlani Tatu melalui tendangan bebas di menit ke-23.

Indonesia harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-29 setelah bek Raihan Apriansyah mendapatkan kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.

Australia kemudian berhasil unggul 2-1 lewat tendangan QuinnMacnicol pada menit ke-45+2.

Seakan-akan bakal unggul 2-1 atas Indonesia di babak pertama, Australia justru dikejutkan lewat gol penyeimbang 2-2 yang dicetak Gholy pada menit ke-45-4.

Pada menit ke-66 Mathew Baker melakukan blunder saat melakukan intersep. Sundulan Baker di lini pertahanan mengarah kepada Tatu dan langsung melepaskan tendangan voli untuk membobol gawang Indonesia. Australia unggul 3-2 atas Indonesia.

Di menit ke-71 Australia berhasil menambah keunggulan 4-2 lewat skema serangan balik. Gol dicetak Anthony Stipe Didulica usai meneruskan umpan silang Tatu.

Di menit ke-86 penyerang Australia Anthony Stipe Didulica kembali mencetak gol. Kali ini sundulan Anthony Stipe Didulica membawa Australia unggul 5-2 atas Indonesia.

Indonesia mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 3-5 lewat sundulan Josh Holong pada menit ke-90+1 usai meneruskan umpan tendangan bebas Fandi Ahmad.

Hingga pertandingan berakhir tak ada gol tambahan yang tercipta. Indonesia kalah 3-5 dari Australia. Australia pun lolos ke final Piala AFF U-16 2024 dan akan menghadapi Thailand di partai puncak.

"Masih ada kesempatan untuk peringkat ketiga. Jadi jangan kendor. Apalagi saya lihat mereka masa depan sepakbola Indonesia. Ada 3-4 pemain dari U-16 ini bisa jadi pelapis di U-19 atau U-21. Jadi masih panjang perjalanan mereka untuk berprestasi," ujar Erick. ***

wwwwww