Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
22 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
22 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
5
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Bismo Perlebar Keunggulan Indonesia Melawan India

Bismo Perlebar Keunggulan Indonesia Melawan India
Bismo Raya Oktora. (PP PBSI)
Minggu, 30 Juni 2024 19:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution
YOGYAKARTA - Pebulutangkis Bismo Raya Oktora memperlebar keunggulan 2-0 Tim Beregu Campuran Indonesia atas India pada pertandingan pamungkas penyisihan Grup C ajang BNI Badminton Asia Junior Championships 2024.

Berlaga di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Minggu (30/6/2024) sore, pemain ranking 631 dunia itu menang melawan tunggal putra India, Dhruv Negi dengan skor 21-14, 11-21, 21-11.

Pada pertandingan ini permainan pebulutangkis asal Jakarta itu sudah lebih baik ketimbang saat diturunkan melawan Filipina. Dengan bermain lebih percaya diri, juara Seleknas PBSI 2023 itu tampil apik di gim pertama atas wakil India.

Setelah unggul di gim pertama, permainan pemain yang akrab disapa Bismo itu agak menurun sehingga lawan bisa berbalik unggul. Pada gim penentuan, Bismo bisa bermain lebih tenang untuk akhirnya memenangkan laga dalam tempo 61 menit dan menyumbangkan poin kedua buat Indonesia.

“Saya melihat laga hari ini semua pemain India yang diturunkan benar-benar memberikan perlawanan maksimal. Dari saya sendiri fokus pada diri sendiri untuk bisa menyerang dan menguasai jalannya pertandingan,” ujar Bismo.

“Fokus saya agak sedikit hilang masuk gim kedua saat lawan bisa menguasai jalannya laga. Saya mencoba bermain lebih tenang lagi dan mengambil inisiatif penyerangan langsung,” Bismo menambahkan.

Sejauh ini Bismo mengaku sudah kembali ke performa terbaiknya setelah lama tidak berlaga. Hal itu turut membuat Bismo bermain lebih enjoy dan saat ini perlu meningkatkan beberapa kekurangan mulai dari fisik dan teknik.

“Kepercayaan diri saya sudah kembali setelah lama tidak bertanding. Tidak mudah awalnya karena saya kali pertama lagi tampil di turnamen level internasional. Saat ini saya tinggal fokus untuk meningkatkan fisik dan performa di lapangan lagi,” ungkap Bismo.

Dengan hasil ini, untuk sementara tim beregu campuran Indonesia unggul dengan skor 2-0 atas India. Pasangan Taufik Aderya/Clairine Yustin Mulia membuka keunggulan skuad Merah-Putih seusai menang melawan ganda campuran India, Vansh Dev/Sharavani Walekar dengan skor 21-14, 21-16.

Pada partai ketiga tim Indonesia menurunkan Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadhan yang menghadapi ganda putra India, Bhargav Ram Arigela/Viswa Tej Gobburu.

Sebagai kapten tim, Bismo berharap para pemain Indonesia yang diturunkan bisa menikmati pertandingan agar bisa memastikan diri meraih kemenangan dan melangkah ke perempatfinal dengan status juara Grup C.

“Saya sudah bicara kepada para pemain yang tampil di laga pemungkas melawan India. Saya berikan motivasi kepada para pemain agar mau berjuang serta tidak mau kalah di lapangan,” pungkas Bismo. ***

wwwwww