Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
8 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
4 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
4 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Founder Football Institute Tegaskan PSSI Yang Punya Hak Siar Timnas Bukan AFC

Founder Football Institute Tegaskan PSSI Yang Punya Hak Siar Timnas Bukan AFC
Timnas Indonesia. (PSSI)
Kamis, 13 Juni 2024 13:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Founder Football Institue Budi Setiawan secara tegas menyebutkan PSSI memilik hak siar dan komersial yang tidak bisa diganggu gugat terhadap Timnas Indonesia. Artinya,  Timnas Indonesia main di pertandingan kandang, 100 persen PSSI yang memiliki hak siar mau diserahkan kepada siapa serta hak komersial akan dibagi dengan pihak manapun.

"Sederhananya begini. Hak siar kompetisi Liga 1 siapa yg punya? Yang punya adalah PT LIB karena dia adalah operator kompetisi yang ditunjuk PSSI. Demikian juga Hak siar Timnas yamg punya adalah PSSI. Hak siar piala dunia yang punya FIFA, dan bukan AFC. Dan, AFC punya event Piala Asia, maka hak siar dan komersialnya melekat kepada AFC. Tidak bisa dia klaim kualifikasi world cup dimiliki AFC karena region Asia," kata Budi Setiawan menampik pemberitaan sehubungan adanya pihak yang mengklaim bahwa AFC yang memiliki hak siar untuk zona Asia kualifikasi Piala Dunia 2026.

Menurut Budi, PT LIB pernah menjual hak siar eksklusif kepada MNC dan Emtek. FTA & OTT exclusive Emtek DTH non exclusive ke MNC Vision, KVision dan Nex. Sementara IPTV non exclusive kepada pihak Indihome.

"Lalu pertanyaannya MNC mendapat hak siar timnas round 3 itu dari mana? Sementara pssi sudah menunjuk emtek sebagai pemegang hak siar timnas untuk tahun 2024? Apakah dari AFC? Apa kapasitas AFC mengklaim bahwa AFC memiliki hak siar di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026? Apakah ini hanya berlaku untuk Indonesia? Atau berlaku juga untuk timnas negara lain yang berkontestasi di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026?," tanyanya. ***

wwwwww