Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
20 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
24 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Founder Football Institute Puji Audit Laporan Keuangan PSSI

Founder Football Institute Puji Audit Laporan Keuangan PSSI
Founder Football Institute Budi Setiawan. (Dok. Pribadi)
Senin, 10 Juni 2024 15:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Founder Football Institute Budi Setiawan memuji audit laporan keuangan PSSI pimpinan Erick Thohir yang sangat rapi pada 2024. Ada kenaikan pendapatan signifikan pada tahun 2023 yaitu 310 miliar untuk hosting Piala Dunia U17 dan Rp140 miliar pendapatan dari pertandingan uji coba Timnas Indonesia melawan Argentina.

Hal itu terkuak dalam laporang keuangan yang disampaikan PSSI dalam Kongres PSSI yang berlangsung di Hotel Shangrila Jakarta, Senin (10/6/2024). “Audit laporan keungan PSSI sangat rapi dan terjadi kenaikan pendapatan signifikan,” kata Budi Setiawan dalam release yang diterima.

“Yang agak mencengangkan, kata Budi, ternyata PSSI mampu melakukan pelunasan pembayaran hutang pssi periode iwan bule dengan total hutang Rp90 miliar.,“ tambahnya.

Bericara masalah mengenai bantuan pembinaan yang diberikan PSSI kepada Asosiasi Provinsi (Aspprov) PSSI  total sebesar Rp 9,7 miliar di periode 2013-2024, menurut Budi, harus ada penambahan. Konsekuensinya, PSSI harus mengejar target yang harus dicapai Asprov PSSI.

“Dana kisaran Rp100-300 juta untuk masing-masing Asprov PSSI itu nilainya sangat relative. Bagi Asprov yang memiliki banyak aktivitas dana Rp300 juta tidak akan cukup, tetapi bagi Asprov PSSI yang tidak berbuat apa-apa, 300 juta sangatlah berlebih,” jelasnya. ***

wwwwww