Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
3
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
4
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
5
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
2 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2023

Kemenangan Manis Shi Yu Qi di Istora

Kemenangan Manis Shi Yu Qi di Istora
Pebulutangkis tunggal putra China, Shi Yu Qi dan Anders Antonsen. (PP PBSI)
Minggu, 09 Juni 2024 19:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA -  Pebulutangkis tunggal putra China, Shi Yu Qi mengukir catatan manis dengan meraih gelar juara Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2024 setelah di pertandingan pamungkas mengalahkan wakil Denmark, Anders Antonsen.

Berlaga di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (9/6//2024), pemain kelahiran 28 Februari 1996 itu menjadi kampiun usai menang dengan skor 21-9, 12-21, 21-14. Dia pun mengakhiri penantian 35 tahun tunggal putra China menjadi kampiun Indonesia Open setelah terakhir diukir oleh Xiong Guobao tahun 1989.

Pada pertandingan ini, peraih medali perak Asian Games 2022 itu mengaku bermain lepas tanpa beban agar bisa tampil maksimal. Dengan strategi seperti itu, tunggal putra ranking dua dunia tersebut bisa mengeluarkan permainan terbaiknya untuk akhirnya menang dalam tempo 61 menit atas Antonsen.

“Saya mencoba untuk tampil lepas agar tidak cedera. Semua pemain pasti mengalami hal yang sama agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan mengingat berikutnya akan tampil pada ajang Olimpiade Paris 2024,” ungkap Shi Yu Qi.

Perjalanan Shi Yu Qi menuju partai puncak turnamen Kapal Api Indonesia Open 2024 tidak mudah mengingat harus menghadapi rekan satu negaranya sejak 32 besar. Pada babak pertama, Shi Yu Qi berhadapan dengan Lei Lan Xi untuk menang dengan skor 21-16, 21-13.

Pada babak 16 besar, juara French Open 2024 itu melewati kompatriotnya Lu Guang Zu dengan skor identik 21-16, 21-16.

Ada pun di semifinal, runner up BWF World Tour Finals 2023 itu kembali berhadapan melawan rekannya Li Shi Feng untuk akhirnya melangkah ke partai puncak setelah menang dengan skor 19-21, 21-19, 21-14.

“Saya menjadikan turnamen Indonesia Open 2024 sebagai ajang pemanasan sebelum tampil pada Olimpiade 2024 Paris mendatang.” ujar Shi Yu Qi.

“Tentu gelar juara di turnamen ini meningkatkan kepercayaan diri saya, dan bagi saya ke depannya akan mencoba melakukan evaluasi dan berlatih lagi untuk menghadapi Olimpiade Paris 2024. Diharapkan dengan latihan maksimal, saya bisa meraih medali emas di Olimpiade 2024 Paris,” ungkap Shi Yu Qi.

Dengan kemenangan ini Shi Yu Qi sukses melakukan revans melawan Anders Antonsen setelah sebelumnya kalah di final Malaysia Open 2024.

Saat itu di Axiata Arena, Kuala Lumpur, tunggal putra asal Negeri Tirai Bambu itu menyerah dengan skor 14-21, 13-21 dari pebulutangkis ranking lima dunia tersebut. ***

wwwwww