Barbie Kumalasari Menikah Lagi, Penuh Haru Saat Bagus Saputra Mualaf
![]() |
| Barbie Kumalasari menikah dengan Bagus Saputra. (Ist) |
Penulis: Azhari Nasution
Tak hanya sekadar momen pernikahan, proses perjalanan spiritual Bagus Saputra menjadi sorotan tersendiri.
Pada hari istimewanya, Barbie tampil anggun dengan balutan gaun pengantin putih, sementara Bagus tampak khidmat dengan baju Koko dan songkok putih. Pernikahan sederhana yang diadakan di rumah ini diwarnai dengan prosesi ijab kabul yang lancar.
Barbie dengan setia mendampingi Bagus selama prosesi tersebut, yang ditandai dengan maskawin berupa seperangkat alat sholat dan perhiasan seberat 100 gram.
Namun, ada yang lebih menyentuh hati dari sekadar pernikahan. Sehari sebelum acara ijab kabul, Bagus Saputra mengucapkan dua kalimat syahadat di sebuah masjid, menandakan dirinya resmi memeluk agama Islam.
Momen sakral ini diabadikan oleh Barbie dan diunggah di Instagram, dengan keterangan penuh makna, "Bismillah masuk Islam biar nikahnya sah."
Unggahan tersebut memperlihatkan betapa seriusnya Bagus dalam menjalani langkah spiritual ini demi pernikahannya. Proses masuk Islam yang dijalani Bagus bukan hanya formalitas, tetapi juga mencerminkan komitmen mendalam untuk menjalani hidup bersama Barbie sesuai dengan ajaran agama yang diyakini.
Setelah prosesi ijab kabul, Barbie dan Bagus mengenakan cincin kawin sebagai simbol ikatan suci mereka. Barbie juga menunjukkan buku nikah mereka, menegaskan bahwa pernikahan ini sah secara hukum, meski digelar dengan kesederhanaan.
Kebahagiaan jelas terpancar dari wajah Barbie saat mengungkapkan rasa syukurnya. "Alhamdulillah," tulis Barbie di unggahan videonya.
Komentar dan doa dari para pengikutnya pun membanjiri kolom komentar, memberikan dukungan atas langkah baru dalam hidupnya ini.
Pernikahan Barbie Kumalasari dan Bagus Saputra bukan hanya tentang penyatuan dua hati, tetapi juga tentang perjalanan spiritual yang mendalam.
Dengan kesederhanaan dan kesakralan yang mewarnai momen tersebut, kisah mereka mengajarkan bahwa cinta dan keyakinan bisa berjalan beriringan, membentuk fondasi kuat untuk masa depan bersama. (Yazid N). ***
| Kategori | : | Kabar Bertuah, Kampus, Binawidya |











