Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
21 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
17 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Rizky Sempat Ditawarkan Jadi Pebalap Motor, Ini Kata Mohamad Yasin

Rizky Sempat Ditawarkan Jadi Pebalap Motor, Ini Kata Mohamad Yasin
Ruzky Juniansyah bersama motor besarnya. (Dok. Keluarga)
Senin, 08 April 2024 01:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Perjalanan meniti karir di dunia olahraga cukup banyak godaan. Hal ini dialami lifter angkat besi Indonesia Rizky Juniansyah yang meraih tiket ke Olimpiade 2024 Paris. Sang Ayah, Mohamad Yasin bercerita kepada Gonews.co Group, bahwa anak ketiganya yang hobi motor itu sempat mendapatkan tawaran menjadi pebalap motor.

Tawaran itu, kata Mohamad Yasin, disampaikan salah satu pejabat di Serang, Banten. "Waktu itu Rizky yang kebetulan hobi motor ditawarkan untuk menjadi pebalap motor dimana seluruh kebutuhannya dipenuhi. Termasuk motor balap dan seluruh perlengkapannya disediakan pejabat itu agar bisa berprestasi," ungkapnya.

Mendapat tawaran itu, kata Mohamad Yasin, dirinya mengajak Rizky berdiskusi. Beruntung, Rizky mau menerima masukannya sehingga menolak tawaran tersebut. Apalagi, Rizky yang sejak kecil diajak untuk melihat pertandingan angkat besi punya cita-cita meraih juara di event internasional.

"Saya hanya bilang sama Rizky. Kalau kamu menekuni olahraga angkat besi dan punya prestasi bisa beli motor. Tetapi, kalau kamu menekuni olahraga motor belum tentu bisa beli peralatan angkat besi. Lalu, Rizky menjawab terserah bapak saja sehingga latihan angkat besi diteruskan. Tetapi, hobinya naik motor tetap dijalankan dan dia juga punya koleksi motor besar," jelas Mohamad Yasin.

Hasil kerja keras Rizky Juniansyah menekuni dunia angkat besi telah berbuah hasil. Selain meraih prestasi di berbagai ajang even internasional, Rizky juga telah memastikan tiket ke Olimpiade 2024 Paris saat tampil di Piala Dunia atau IWF World Cup 2024 Thailand.

Dia menyingkirkan lifter peraih perunggu Olimpiade 2020 Tokyo, Rahmat Erwin Abdullah yang harus puas dengan meraih 1 perak dan 2 perunggu pada event seleksi menuju pesta olahraga akbar empat tahunan dunia tersebut.

Tampil di kelas 73kg putra, Rizky yang tidak diunggulkan meraih 2 medali emas dari Angkatan Clean and Jerk 201kg dan total angkatan 365kg dan 1 perak dari angkatan Snatch 164kg. Medali emas direbut lifter China, Shi Ziyong dengan angkatan Snatch 165kg dan medali perak total angkatan 356kg sedangkan angkatan Clean and Jerk 196kg hanya menempati peringkat kelima.

Sementara Rahmat Erwin Abdullah hanya meraih 1 perak dari Angkatan Clean and Jerk 195kg dan 2 perunggu dari angkatan Snatch 160kg dan total angkatan 355kg. ***

wwwwww