Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
19 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
18 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah

Keberadaan Pemain Naturalisasi Ciptakan Persaingan Ketat di Timnas Indonesia

Keberadaan Pemain Naturalisasi Ciptakan Persaingan Ketat di Timnas Indonesia
Timnas Indoneia. (PSSI)
Kamis, 04 April 2024 21:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Program naturalisasi pemain memastikan persaingan untuk memperebutkan skuad inti Timnas Indonesia semakin ketat. Para pemain Timnas Indonesia dipaksa untuk menunjukkan kemampuan dan performa terbaiknya dalam upaya mempertahankan posisinya di Pasukan Garuda.

“Keberadaan pemain naturalisasi berdampak terhadap persaingan semakin ketat untuk mengisi skuad Timnas Indonesia yang bakal diturunkan pada saat pertandingan,” kata Wakil Ketua Umum I PSSI Prof Zainudin Amali yang ditemui pada acara bukan puasa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Halaman Gedung Kemenpora Jakarta, Kamis (4/4/2024).

Sebagai contoh, Amali menyebut di posisi wing Timnas U 23 Indonesia dimana ada beberapa pilihan seperti Arkha Fikri Witan Sulaiman, Marselino Ferdinan, Ivan Jenner, Beckham Putra dan Fajar Fathurrahman. Begitu juga para pemain yang berada di posisi-posisi lainnya.  “Mereka sudah tidak bisa berleha-leha lagi karena harus bersaing berebut tempat di Timnas Indonesia,” tegasnya.

Terkait program naturalisasi pemain, kata Zainudin Amali, PSSI lebih selektif. Yakni, permintaan pelatih Timnas Indonesia dengan mengutamakan pemain berkualitas dan diwajibkan memiliki darah Indonesia alias keturunan.

“Persyaratan pemain berdarah Indonesia yang boleh dinaturalisasi itu sudah saya terapkan saat menjabat Menpora dulu hingga saat ini. Tidak seperti dulu klub-klub bisa mengajukan naturalisasi pemain dengan persyaratan harus 5 tahun bermain di Indonesia tanpa jedah,”  ungkapnya.

Pertandingan Piala Asia U-23 2024 di Qatar berlangsung 15 April sampai 3 Mei mendatang. Timnas U 23 Indonesia tergabung di Grup A bakal bertemu lawan-lawan kuat. Mulai dari tuan rumah Qatar, Australia dan Yordania. “Kita berharap seluruh pemain dalam performa terbaik pada saat tampil di Piala Asia U 23 AFC 2024,” tandasnya. ***

wwwwww