Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
3 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Kampus

Bahas Skema MBG di Wilayah 3T, Menteri Kesehatan Dukung Penuh Reformasi Struktur BGN

Bahas Skema MBG di Wilayah 3T, Menteri Kesehatan Dukung Penuh Reformasi Struktur BGN
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, 22 April 2026. ANTARA/Fauzan
Selasa, 09 Juni 2026 19:23 WIB

JAKARTA - Pemerintah resmi melakukan perombakan struktur kepemimpinan pada Badan Gizi Nasional (BGN). Pasca-restrukturisasi ini, pola manajemen lembaga berganti menjadi kolektif kolegial guna mengawal jalannya kebijakan strategis nasional.

Langkah awal pimpinan baru ini langsung mendapat respons positif dari lintas sektor. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyatakan komitmennya untuk mengawal transformasi program jaminan gizi tersebut.

"Saya sangat mendukung dan mengapresiasi langkah-langkah yang telah ditetapkan jajaran pimpinan baru BGN," tegas Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Siapkan Aturan Khusus Daerah Terluar

Dalam tatap muka di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, jajaran top manajemen baru BGN menguraikan peta jalan reformasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu poin krusial adalah perhatian pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang membeberkan empat kebijakan mendesak yang tengah dijalankan, antara lain:

  • * Skema Khusus Perbatasan: Penyusunan skema baru pelaksanaan MBG di wilayah 3T agar distribusi lebih merata.
  • * Penataan Target: Pemfokusan kembali sasaran penerima manfaat.
  • * Penundaan Proyek: Moratorium pembangunan dapur baru.
  • * Revitalisasi Aset: Pembenahan dapur yang telah beroperasi agar sesuai standar mutu.

Integrasi Data Nasional

Guna memuluskan transisi ini, pimpinan baru BGN yang terdiri dari Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, dan Wakil Kepala BGN, Mayjen TNI Trenggono sepakat mengalihkan prioritas sasaran ke sektor maternal dan anak. Program ke depan bertumpu pada kelompok 3B yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

"Fokus sasaran penerima manfaat MBG ke depan adalah kalangan 3B, yang menjadi domain isu Kementerian Kesehatan," kata Nanik Sudaryati Deyang.

Sinergi langsung diwujudkan dengan kepastian suplai sumber daya manusia dari otoritas kesehatan. Manajemen Kemenkes membuka ruang lebar bagi penempatan staf ahli pilihan untuk mengawal aspek teknis medis di lapangan.

"Silakan siapa pun yang dipilih, kami menyiapkan yang terbaik," pungkas Budi Gunadi Sadikin terkait pendelegasian tenaga ahli kesehatan dan gizi anak. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:tempo.co
Kategori:Kampus
wwwwww