Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
Nusantara
21 jam yang lalu
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
2
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
3
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
Gelanggang
23 jam yang lalu
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
4
Wali Kota Pekanbaru Resmi Buka MTQ Tingkat Kecamatan Payung Sekaki di Masjid Istiqlal
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Resmi Buka MTQ Tingkat Kecamatan Payung Sekaki di Masjid Istiqlal
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Skandal Suap Kepala Daerah Menelan Korban Teror, Kediaman Pengusaha Cikarang Hangus

Skandal Suap Kepala Daerah Menelan Korban Teror, Kediaman Pengusaha Cikarang Hangus
Jurubicara KPK, Budi Prasetyo (foto: rmol/jamaludin akmal)
Rabu, 08 April 2026 16:02 WIB

JAKARTA – Praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi kini merembet pada ancaman keselamatan warga sipil. Rumah milik seorang wirausaha yang berstatus sebagai saksi kunci dugaan suap proyek dilaporkan hangus diduga akibat pembakaran sengaja oleh orang tak dikenal.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi adanya serangan balik berupa teror yang menyasar pihak-pihak yang berupaya membantu penegakan hukum dalam skandal tersebut.

"Benar, dalam perkara suap ijon proyek Bekasi, KPK mendapat informasi bahwa ada salah satu saksi yang mendapat intimidasi dari pihak-pihak tertentu," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Rabu (8/4/2026).

Ancaman fisik yang dihadapi saksi ini dinilai telah melampaui batas kewajaran dan mencederai rasa aman masyarakat di tengah upaya pemberantasan rasuah.

"Informasi yang kami peroleh, bahkan sampai rumahnya diduga dibakar," paparnya.

Berdasarkan data yang ada, korban teror tersebut merupakan seorang pelaku usaha berinisial S yang berdomisili di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Insiden nahas yang merusak kediamannya itu terjadi sebelum bulan Ramadan, tepat setelah S memenuhi panggilan pemeriksaan dari tim penyidik Selasa (13/1/2026).

Kasus pelik yang memicu rentetan intimidasi ini berpusat pada kepemimpinan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Ade bersama Kepala Desa Sukadami, Kunang, dan seorang penyedia proyek dari pihak swasta, Sarjan, telah berstatus sebagai tersangka Sabtu (20/12/2025). Mereka terjerat hukum usai penyidik menggelar operasi tangkap tangan Kamis (18/12/2025).

Akar korupsi ini bermula dari siasat Ade yang menjalin permufakatan dengan Sarjan. Sepanjang Desember 2024 hingga Desember 2025, kepala daerah tersebut diduga menyalahgunakan kewenangannya untuk menagih jatah ijon proyek. Penyaluran uang pelicin ini dikendalikan melalui perantara, termasuk melibatkan ayahnya sendiri, Kunang.

Saat penindakan berlangsung, petugas menyita uang tunai Rp200 juta langsung dari kediaman Ade. Dana segar itu menjadi bukti kuat adanya aliran uang tahap keempat dari Sarjan demi memuluskan cengkeramannya atas tender proyek di lingkungan pemerintahan daerah tersebut.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:rmol.id
Kategori:Cendekia, Warga Bertuah
wwwwww