Diananda dan Riau Ega Kawinkan Emas Individual Recurve
Penulis: Azhari Nasution
Anis, sapaan karib Diananda Chairunisa tampil solid dan penuh ketenangan saat menghadapi wakil Vietnam, Trieu Huyen Diep, di partai final. Duel berlangsung ketat hingga set terakhir sebelum Diananda memastikan kemenangan dengan skor 6–4. Medali perunggu pada nomor ini diraih pemanah Vietnam lainnya, Thi Dao Loc.
Medali emas dari individual recurve putra dipersembahkan Riau Egha Agata Salsabila yang menang atas pemanah Malaysia Xin Quik Chern, di partai final dengan skor 6–5. Medali perunggu diraih Nguyen Minh Duc dari Vietnam.
Sementara itu, dari nomor mixed double recurve, pasangan Dyasari Ayu Mareta/Riau Egha Agata Salsabila berhasil mengamankan medali perunggu usai menaklukkan Vietnam dengan skor 6–2. Pada nomor ini, medali emas diraih Singapura, sedangkan perak menjadi milik Malaysia.
Usai pertandingan, Anis mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraihnya. Ia menyebut dukungan keluarga, khususnya sang anak Daisha Arraya Almahyra yang hadir langsung ke Hua Mak Stadium menjadi sumber motivasi terbesarnya.
“Alhamdulillah masih diberi kesempatan meraih medali emas. Saya sangat bersyukur. Supporter terbesar saya adalah anak saya yang datang langsung menonton. Medali ini saya persembahkan untuk anak saya, calon anak saya, dan suami saya,” ujar Anis yang baru mengetahui kehamilannya yang kedua pagi sebelum melakoni partai final SEA Games 2025 hari ini.

Buat Riau Egha, medali emas di SEA Games Thailand 2025 menjadi yang pertama buat atlet 34 tahun itu di nomor individual recurve. Sebenarnya, ia sudah mengoleksi enam medali emas sebelumnya di SEA Games, tapi dari nomor mixed team (2011, 2015, 2017, 2021) dan men’s team (2019 dan 2021). Di nomor individual, Riau Egha dua kali meraih medali perak, yakni pada SEA Games Filipina 2019 dan Vietnam 2021.
“Saya lebih fokus ke tembakan sendiri. Tantangan terbesarnya adalah angin yang berputar-putar, jadi kami harus terus membaca arah angin dan menyesuaikan bidikan. Alhamdulillah ini emas pertama saya di nomor individu, jadi kebahagiaannya terasa sangat spesial,” kata Riau Egha yang terharu dengan capaiannya kali ini.
Sementara itu, Pelatih Timnas Panahan Indonesia asal Korea Selatan, Lee Kyung Chul, memberikan apresiasi atas kerja keras para atlet. Ia menilai pencapaian ini merupakan hasil dari proses panjang dan konsistensi latihan.
“Khususnya Riau Egha melewati banyak tantangan, termasuk penyesuaian alat dan tekanan pertandingan. Riau Egha sangat rajin berlatih dan hari ini usahanya terbayar. Target kami ke depan bukan hanya SEA Games, tetapi juga persiapan menuju level tertinggi, termasuk Olimpiade,” ujar Lee.
Cabor panahan masih akan berjuang untuk menambah pundi-pundi medali buat Tim Indonesia di SEA Games Thailand 2025. Peluang datang dari nomor compound yang akan dimainkan besok. ***
| Kategori | : | Gelanggang, Binawidya |










