Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
12 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
11 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Ujaran Kebencian Suporter Persib, Resbob Diduga Menghindar dari Kejaran Aparat

Ujaran Kebencian Suporter Persib, Resbob Diduga Menghindar dari Kejaran Aparat
YouTuber Resbob. (foto: tangkapan layar/medsos)
Senin, 15 Desember 2025 11:43 WIB

JAKARTA – Upaya pencarian terhadap YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob masih dilakukan Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat. Kreator konten tersebut diduga menyebarkan ujaran kebencian terhadap suku Sunda dan suporter Persib Bandung, Viking, melalui siaran langsung di media sosial.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyampaikan penyelidikan terus dikembangkan sejak laporan masyarakat diterima. Polisi menduga Resbob sengaja berpindah tempat untuk menghindari penangkapan.

“Tim kami telah melakukan pelacakan di beberapa wilayah. Lokasi awal yang terlacak berada di Jakarta,” ujar Hendra, Senin (15/12/2025).

Penyidik kemudian mendatangi rumah orang tua Resbob di Jakarta. Dari hasil penelusuran lanjutan, aparat bergerak ke Jawa Timur, termasuk Surabaya dan Pasuruan, guna menelusuri keberadaan pelaku.

Dalam rangkaian pencarian tersebut, keterangan dari lingkungan terdekat juga dihimpun. “Kami telah bertemu dengan pacarnya berdasarkan informasi dari penyidik yang melakukan penyelidikan,” katanya.

Informasi terbaru yang diterima kepolisian menyebutkan Resbob kembali berpindah ke wilayah Jawa Tengah. Aparat masih melakukan pengejaran untuk memastikan lokasi terkini sekaligus melakukan pengamanan.

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar memberikan rasa keadilan dan menjaga kondusivitas, baik di masyarakat Sunda maupun di media sosial,” ungkap Hendra.

Kasus ini mencuat setelah siaran langsung Resbob beredar luas. Dalam tayangan tersebut, ia melakukan livestream sambil mengemudi bersama rekannya dan merespons pertanyaan warganet. Salah satu pertanyaan dari pengguna asal Bandung justru dibalas dengan ucapan kasar yang ditujukan kepada suporter Persib Bandung Viking serta disertai hinaan terhadap suku Sunda.

Cuplikan video itu dengan cepat menyebar dan memicu reaksi keras. Sejumlah elemen masyarakat di Jawa Barat menyampaikan kecaman dan melaporkannya ke kepolisian, termasuk kelompok suporter Viking dan organisasi Aliansi Sunda Ngahiji.

Usai polemik berkembang, Resbob sempat menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosialnya. Ia mengaku kejadian tersebut berlangsung saat livestream di Surabaya, Jawa Timur, dan menyebut tidak sepenuhnya sadar karena berada dalam pengaruh minuman keras. Meski demikian, penyelidikan tetap berlanjut hingga kini. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Kabar Bertuah, Cendekia
wwwwww