Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
17 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
16 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Jelang SEA Games ke-33 Thailand 2025

Usai TC di Uzbekistan, Timnas Tinju Optimistis Raih Satu Medali Emas

Usai TC di Uzbekistan, Timnas Tinju Optimistis Raih Satu Medali Emas
Hengky Silatang dan Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari. (Ist)
Rabu, 19 November 2025 15:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERBATI) pimpinan Ray Zulham Farras Nugraha optimistis Timnas Tinju Indonesia bakal mampu memenuhi target satu medali emas pada SEA Games ke-33 yang akan berlangsung di Thailand, 9-20 Desember 2025 mendatang.

“PERBATI optimistis Timnas Tinju Indonesia bisa memenuhi target satu medali emas di Thailand nanti. Mudah-mudahan saja bisa lebih,” kata Sekjen PERBATI Hengky Silatang di Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Untuk memenuhi target tersebut, kata Hengky, Timnas Tinju Indonesia sudah melakukan Training Camp (TC) dan latih tanding di Vietnam dan Uzbekistan masing-masing selama tiga minggu. Tujuannya, bukan hanya meningkatkan prestasi tetapi menambah pengalaman bertanding.  

“Kita memilih TC terakhir di Uzbekistan karena negara pecahan Rusia itu sudah menjadi kiblat tinju amatir dunia. Mereka berhasil merebut lima medali emas pada di Olimpiade Paris 2024. Karena hubungan kita cukup baik maka anak-anak diberikan kesempatan menjalani latih tanding dengan petinju Olimpiadenya,” jelas Hengky Silatang.

Waspadai Masalah Non Teknis

Untuk bisa memenuhi target tersebut, kata Hengky, memang tidak mudah. Selain Filipina dan Vietnam, ada tuan rumah Thailand menjadi saingan terberat. Apalagi, Negeri Gajah Putih berambisi menjadikan cabang olahraga tinju sebagai tambang emas dalam upaya mempertahankan gelar juara umum pada pesta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Ternggara edisi ke-33 tersebut.

Dari segi skill, pemilik HS Boxing Camp Ciseeng Bogor ini menyebut petinju Indonesia tidak kalah dengan Filipina dan Thailand.  Namun, dia meneyebut faktor non teknis patut diwaspadai.

“Petinju kita itu tidak kalah skillnya dengan Filipina dan Thailand. Yang, kita waspadai itu faktor non teknis yang sering terjadi. Biasanya tuan rumah lebih diuntungkan dalam masalah penilaian,” ungkapnya.  ***

wwwwww