Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
9 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
16 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Purbaya Kawal Langsung Pembahasan Utang KCJB Pemerintah Pastikan Keputusan Tak Merugikan

Purbaya Kawal Langsung Pembahasan Utang KCJB Pemerintah Pastikan Keputusan Tak Merugikan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Sabtu, 15 November 2025 10:07 WIB

JAKARTA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan akan terlibat langsung dalam pertemuan pembahasan utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh di China. Kehadirannya bertujuan memastikan keputusan akhir skema pembiayaan berjalan adil dan tidak meninggalkan kerugian bagi negara.

Saat memberikan keterangan di Kementerian Keuangan, Jumat (14/11/2025), Purbaya menyebut dirinya ingin mengawasi langsung jalannya negosiasi.

"Makanya saya bilang kalau nanti mereka diskusi di sana saya ikut, saya mau lihat. Jangan sampai saya rugi-rugi amat," katanya.

Ia menjelaskan pembahasan utang KCJB masih berlangsung dan belum memperoleh kesimpulan. Ia menegaskan seluruh langkah pemerintah tetap mengacu pada arahan presiden.

"Itu kan ada kebijakan pemimpin di atas ya dan lain-lain, ini belum diputuskan juga. Tapi kita akan cenderung bayar jalannya, infrastrukturnya kan, rolling stock-nya bukan kita yang itung, mereka yang nanggung," jelasnya.

Di sisi lain, COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Donny Oskaria, menyampaikan bahwa Danantara akan memegang peran pengelola operasional Whoosh. Sementara pemerintah mengurus penyediaan dan pengelolaan infrastrukturnya. Pembagian peran ini, kata Donny, telah ditegaskan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Nah ini juga solusi terbaik tentunya mana yang porsinya Danantara tentu akan dilakukan oleh Danantara, terutama sekali berkaitan operasional dengan Whoosh. Dan juga ada porsinya pemerintah yang berkaitan dengan infrastruktur," ujarnya di Kantor Kemenko Pangan, Selasa (11/11/2025).

Pembahasan utang KCJB menjadi salah satu agenda besar pemerintah, mengingat penyesuaian skema pembiayaan dibutuhkan agar proyek kereta cepat tetap berkelanjutan tanpa mengganggu stabilitas fiskal nasional. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:rmol.id
Kategori:Pasar & Niaga, Balai Kota
wwwwww