Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
8 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
15 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Jelang SEA Games ke-33 Thailand 2025

Maklum Pengurangan Nomor, Airlangga Hartarto Targetkan Minimal Tiga Emas

Maklum Pengurangan Nomor, Airlangga Hartarto Targetkan Minimal Tiga Emas
Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto didampingi Sudarmo dan Harry Warganegara. (Achong/Pengprov WI DKI Jakarta)
Jum'at, 14 November 2025 20:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Airlangga Hartarto menyadari Timnas Wushu Indonesia bakal mendapat ujian berat pada SEA Games ke-33 yang akan berlangsung di Thailand, 9-20 Desember 2025 mendatang. Pasalnya, jumlah nomor yang dipertandingkan berkurang dan nomor unggulan Indonesia terpangkas.

Hal itu diungkapkan Airlangga Hartarto yang juga Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian usai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Wushu 2025 yang berlangsung di Hotel Aloft AKR Tower Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat 14 November 2025.

Pada SEA Games ke33 tersebut, kata Airlangga Hartarto, terjadi pengurangan nomor yang dipertandingkan pada SEA Games nanti. Dari 21 nomor yang diperlombakan di SEA Games 2023 Kamboja, kini hanya 14 nomor yang diperebutkan di Thailand.

Meski demikian, Airlangga Hartarto tetap menargetkan Edgar Xavier Marvelo dan kawan-kawan bisa menyumbangkan 3 medali emas bagi Kontingen Indonesia pada pesta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Tenggara tersebut.

Sebelumnya, Timnas Wushu Indonesia merebut gelar juara umum dengan mengoleksi 6 emas, 6 perak, dan 2 perunggu pada SEA Games ke-32 Kamboja. “Karena nomor andalan yang 6 dulu itu nggak dipertandingan, jadi yang kita kemarin dapat 6 itu seluruhnya dicoret. Tapi, kita tetap target minimal 3 medali emas,” kata Airlangga Hartarto.

Terkait penurunan jumlah nomor yang dipertandingkan pada cabor wushu tersebut di Thailand, Airlangga Hartarto memaklumi karena itu kebijakan Thailand sebagai tuan rumah SEA Games ke-33 Thailand 2025.

“Nah tentu memang di dalam kegiatan SEA Games biasanya tuan rumah yang punya katakanlah privilege untuk memilih. Sehingga tentu ini nanti akan menjadi tantangan lah, bagi para atlet yang saat sekarang sedang menjalani pelatnas di China. Mudah-mudahan kita bisa menjaga prestasi secara proporsional,” jelasnya.

WartaPKU Bersama peserta Rakernas Wushu
Bersama peserta Rakernas Wushu 2025.

Soal Rakernas, Airlangga mengemukakan bahwa ada sejumlah agenda yang dibahas bersama pengurus provinsi di tanah air, termasuk evaluasi program. “Rakernas ini sangat strategis dan penting karena kita perlu mengevaluasi program di tahun 2025, sekaligus untuk melihat persiapan pada saat pertandingan yang besar di akhir tahun ini, yaitu SEA Games di Thailand. Dan kemudian juga ada Youth Olympic Games di Dakar di tahun depan, serta FISU World University Championship Combat di Brazil,” katanya.

“Ini adalah event-event besar yang kita harus hadapi. Dan di depan ada kejuaraan dunia Wushu Junior di China, ini serta Taolu dan Sanda World Cup. Indonesia juga ditunjuk untuk tuan rumah kejuaraan tradisional Asia,” sambungnya.

Turut hadir pada Rakernas, antara lain Sekjen PB WI Ngatino, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, Komite Eksekutif NOC Indonesia Harry Warganegara dan perwakilan 27 Pengprov WI.

Baik KONI Pusat maupun NOC Indonesia berharap PB WI bisa mempertahankan medali emas yang diraih di SEA Games Kamboja, untuk diulang di SEA Games Thailand.

“Jadi harus mampu dipertahankan pada pada saat SEA Games Kamboja (6 emas, 6 perak, 2 perunggu). Perolehan wushu selalu ada peningkatan medali, di Vietnam dua emas, di Thailand saya yakin tambah lagi kira-kira delapan atau sembilan emas,” ungkap Soedarmo.

Harry Warganegara juga punya harapan yang sama. “Semoga bisa dipertahankan, bahkan pundi emas bisa ditambah lagi,” ujar Harry Warganegara.  ***

wwwwww