Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
24 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
24 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  Gelanggang
53rd Artistic Gymastic World Championships 2025

Gymnast Paris 2024: Daiki dan Zhang Kembali Bersaing di Final All-Around Putra

Gymnast Paris 2024: Daiki dan Zhang Kembali Bersaing di Final All-Around Putra
Gymnast Jepang Daiki Hashimoto (kanan) dan Gymnast China Zhang Boheng (kiri). (Foto:JAGOC)
Selasa, 21 Oktober 2025 19:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Partai final nomor all-around putra 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championships yang akan berlangsung di Arena Indonesia Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Rabu (22/10/2025) dipastikan akan menarik.

Setelah dua hari kualifikasi, para gymnast yang mendominasi Olimpiade Paris 2024, seperti Daiki Hashimoto asal Jepang dan Zhang Boheng dari China akan kembali bertarung untuk memperebutkan tempat terbaik.

Daiki Hashimoto menutup babak kualifikasi all-around dengan nilai total 83.065, sementara Zhang Boheng menempati peringkat ketiga, dengan raihan total 82.331 poin.

Satu-satunya kejutan adalah munculnya Noe Seifert asal Swiss yang menempati peringkat kedua All-around, dengan nilai 82.499.

Pada Olimpiade Paris 2024, Hashimoto dan Boheng juga mendominasi babak kualifikasi. Kala itu, Boheng berada di peringkat pertama kualifikasi dengan 88.597 poin, sementara Hashimoto di peringkat ketiga dengan 85.064.

Peringkat kedua kualifikasi Paris 2024 kala itu ditempati Shinnosuke Oka —yang belakangan justru meraih medali emas di final.

Dalam kualifikasi di Indonesia Arena pada Senin (20/10), Oka tetap berhasil melaju ke babak final, tapi hanya menduduki peringkat ke-12 setelah menderita cedera ringan.

Bersaing Ketat

Dalam kualifikasi, Daiki Hashimoto dan Zhang Boheng bergantian memimpin nilai tertinggi di hampir semua nomor.

Hashimoto mendapat poin tertinggi pada pommel horse (14.133), vault (14.533), dan high bar (14.400), smenetara Zhang Boheng mendapat nilai tertinggi pada rings, dengan nilai 14.600 poin.

Keduanya berbagi nilai sama pada parallel bars, masing-masing mendapat 14.200 poin.

Zhang sendiri sempat mendapati kendala pada rotasi keempat parallel bars ketika ia gagal melakukan Cassina catch-and-release

Pada floor exercise, Noe Seifert mendapat nilai tertinggi dengan 13.633 poin, disusul Zhang Boheng dengan 13.566. Hashimoto berada di posisi keempat dengan 12.300.

Selain ketiganya, peraih perak horizontal bar di Olimpiade Paris 2024, Angel Barajas, juga melangkah ke final all-around. Gymnast asal Colombia ini meraih 80,664 poin. ***

wwwwww