Tangis Warga Pecah, Lima Anggota Keluarga di Indramayu Tewas Secara Misterius
![]() |
| TKP Penemuan Jasad satu keluarga tewas di Indramayu. |
INDRAMAYU – Duka mendalam menyelimuti warga Kelurahan Paoman, Indramayu. Lima anggota keluarga ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terkubur satu liang di sekitar rumah mereka, Senin (1/9) malam. Kelima korban adalah Sahroni (75), anaknya Budi (45), menantunya Euis (40), serta dua cucu mereka yang masih kecil, masing-masing berusia tujuh tahun dan delapan bulan.
Bau menyengat yang keluar dari rumah korban menjadi awal terungkapnya tragedi ini. Saat diperiksa, polisi menemukan gundukan tanah di belakang rumah. Begitu digali, jasad satu keluarga itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
"Jenazah terdiri dari tiga dewasa dan dua anak-anak. Mereka diperkirakan sudah meninggal beberapa hari sebelumnya," kata Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, Selasa (2/9).
Ayam Bakar Sebelum Tragedi
Keluarga besar korban masih tak percaya. Ema, salah seorang kerabat, mengingat terakhir kali melihat Budi hidup pada Jumat (29/8). Saat itu, ia sempat membeli lima porsi ayam bakar untuk menjamu tamu.
"Katanya ada teman atau saudara datang dari Tangerang. Dia beli ayam bakar lima porsi sore itu," ungkap Ema dengan mata berkaca-kaca.
Beberapa hari setelah itu, kabar duka justru datang. Polisi menemukan Budi dalam kondisi kaki dan tangan terikat, sementara bercak darah terlihat di kamar tidur dan kamar mandi rumah korban.
Warga Syok dan Berduka
Tragedi ini membuat warga sekitar gemetar. Ami (35), tetangga korban, mengaku masih sulit tidur sejak kejadian. Ia mengingat jelas ada dua mobil pikap berhenti di depan rumah korban pada Sabtu (30/8) dini hari.
"Korban ada lima orang, termasuk anak kecil dan bayi. Kami semua syok, satu kampung menangis," ujarnya dengan suara bergetar.
Polisi Terus Dalami Kasus
Polisi kini masih mendalami motif di balik kasus yang disebut sebagai salah satu tragedi keluarga paling mengerikan di Indramayu. Dari lokasi, petugas mengamankan barang bukti berupa cangkul, ember kecil, seprai, dan terpal biru berlumur darah.
Jenazah korban saat ini berada di RS Bhayangkara Losarang untuk autopsi. Polisi memastikan penyelidikan akan terus berlanjut hingga pelaku berhasil diungkap. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | inilah.com |
| Kategori | : | Warga Bertuah |











