Jadikan Miliano WNI, Erick Thohir: Bukan Sekadar Formalitas Tapi Bagian dari Strategi
![]() |
| Miliano Jonathans bersama Erick Thohir dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas usai pengambilan sumpah kewarganegaraan Republik Indonesia. (PSSI) |
Penulis: Azhari Nasution
"Ini hari yang luar biasa. Tidak mungkin momen ini terwujud tanpa dukungan penuh dari pemerintah, termasuk dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Saya juga mengapresiasi Menteri Hukum, Bapak Supratman Andi Agtas, yang telah memimpin langsung pengambilan sumpah Miliano," ujar Erick Thohir di Jakarta.
Miliano lahir di Arnhem, Belanda, 5 April 2025. Darah Indonesianya berasal dari kakeknya yang lahir di Depok dengan marga Jonathans. Kini, Miliano resmi menjadi bagian dari bangsa Indonesia. Ia menempati posisi penyerang yang sangat dibutuhkan Timnas Indonesia saat ini.
Menurut Erick, naturalisasi Miliano bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari strategi besar PSSI dalam memperkuat skuad Garuda. "Naturalisasi Miliano Jonathans adalah langkah konkret untuk memperkuat Timnas Indonesia. PSSI terus bekerja keras mewujudkan impian bersama: Indonesia lolos ke Piala Dunia. Kami siapkan pemainnya, kami siapkan uji cobanya, dan kami jaga marwah bangsa. Kami juga dorong diaspora untuk terus mengibarkan Merah Putih di panggung internasional," tambahnya.
Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, turut menyampaikan selamat kepada Miliano dan menegaskan bahwa naturalisasi adalah komitmen pemerintah dalam mendukung prestasi olahraga nasional.
"Langkah ini strategis untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026, Piala Asia 2027, dan mencapai target Indonesia masuk dalam peringkat 100 besar dunia serta 10 besar Asia," ujarnya.
Dengan resminya Miliano menjadi WNI, ia akan langsung bergabung dengan timnas senior Indonesia yang tengah bersiap menjalani dua laga FIFA Matchday melawan Tiongkok Taipei dan Lebanon di Surabaya.
"Dimainkan atau tidak tergantung kondisi fisik. Keputusan itu ada di coaching staff," jelas Erick Thohir. ***
| Kategori | : | Gelanggang, Mimbar Bertuah, Binawidya |











