Media Asing Ramai Bahas Demo Indonesia: Dari Soal Tunjangan DPR hingga Ujian Awal Prabowo
![]() |
| Ilustrasi suasa demo buruh 28 Agustus 2025. |
JAKARTA – Tewasnya pengemudi ojek online Affan Kurniawan di Jakarta menjadi titik balik. Dari jalanan ibu kota hingga layar media internasional, tragedi itu dipandang sebagai percikan kecil yang memicu ledakan besar: akumulasi kekecewaan rakyat terhadap pemerintah dan elite politik.
Sejumlah media asing menyoroti peristiwa 28–29 Agustus 2025 dengan tajam. BBC menulis, pemakaman Affan yang dihadiri ribuan pengemudi ojol menggambarkan luka kolektif rakyat. Aksi yang meluas hingga Makassar, di mana kantor DPRD terbakar dan menewaskan tiga orang, disebut sebagai bukti kemarahan yang tak lagi bisa dibendung.
Dari Doha, Al Jazeera melihat akar masalah lebih dalam. Bukan hanya tragedi Affan, melainkan kebijakan yang dianggap mencerminkan ketidakadilan, seperti tunjangan rumah Rp50 juta untuk anggota DPR. Menurut media ini, jurang antara rakyat dan elite makin lebar, sementara inflasi, PHK massal, dan pajak mencekik kehidupan sehari-hari.
The Diplomat menyoroti tuntutan konkret demonstran: hentikan outsourcing, bentuk satgas PHK, reformasi pajak. Media Asia ini menyebut gelombang protes bukan sekadar emosi sesaat, tetapi suara rakyat yang menuntut perubahan struktural.
Sementara itu, Bloomberg menyoroti sisi politik dan ekonomi sekaligus. Prabowo memang menegur keras kepolisian, tetapi pasar keuangan langsung bereaksi negatif. Saham jatuh, rupiah melemah, dan investor cemas. Seorang analis asing bahkan menyebut Indonesia kini berada di “jalur tabrakan” antara mahasiswa yang mendesak reformasi dan investor yang menuntut stabilitas.
Di mata dunia, tragedi Affan bukan sekadar kecelakaan di jalanan, melainkan simbol krisis kepercayaan rakyat kepada negara. Indonesia kini jadi sorotan: apakah akan menjawab tuntutan dengan dialog demokratis, atau membiarkan represi justru memperdalam jurang antara penguasa dan rakyat? ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | tempo.co |
| Kategori | : | Kuliner, Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen |











