BRIN Nilai Polri Terpuruk, Desak Prabowo Segera Evaluasi Pimpinan
![]() |
| Massa melakukan aksi demo di depan Gedung DPR membakar pos polisi di kawasan Slipi, Jakarta Pusat. |
JAKARTA – Peneliti utama politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof Siti Zuhro, menegaskan sudah saatnya Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah berani dengan mengevaluasi pucuk pimpinan Polri. Ia menilai akar masalah dalam institusi kepolisian harus dibenahi dari level tertinggi.
"Polri kalau membenahi apa-apa harus dimulai dari kepalanya. Menurut saya sudah saatnya di-reshuffle, jangan diteruskan distorsi-distorsi yang dialami Polri," ujar Zuhro, Minggu (31/8/2025).
Zuhro menilai, citra Polri semakin terpuruk karena seringkali gagal menjalankan fungsinya di mata publik. "Kasihan, Polri menjadi institusi yang buruk, bahkan dilihat tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya," tambahnya.
Tak hanya kepolisian, ia juga menyentil kabinet Prabowo. Menurutnya, jajaran menteri seharusnya diisi tokoh-tokoh yang memiliki integritas, kompetensi, dan bersih dari masalah. "Pak Prabowo harus berani bersih-bersih. Jangan sampai kabinet hanya diisi orang-orang bermasalah," tegasnya.
Ia menilai kinerja pemerintahan dalam setahun terakhir terus menurun. "Enam bulan pertama nilainya C, enam bulan berikutnya turun jadi D. Sebelum jatuh ke E, harus segera ada perombakan," katanya.
Zuhro meyakini langkah bersih-bersih meski terasa berat di awal akan mendapat dukungan masyarakat. "Rakyat akan happy. Walaupun belum langsung sejahtera, tapi mereka bisa melihat keseriusan pemerintah memperbaiki keadaan," pungkasnya. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | inilah.com |
| Kategori | : | Cendekia, Balai Kota |











