Korupsi Kredit Ekspor, Uang LPEI Ratusan Miliar Masuk Kasino dan Rugikan Negara Rp1,7 Triliun
![]() |
| Salah satu tersangka kasus korupsi dana LPEI, Hendarto, menggunakan uang kredit yang diberikan ke perusahaannya sebesar Rp 150 miliar untuk judi. |
JAKARTA – Kasus kredit fiktif di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) kian menguak praktik penyalahgunaan dana jumbo yang mencengangkan. KPK menahan Hendarto, pemilik PT Sakti Mait Jaya Langit (SMJL) dan PT Mega Alam Sejahtera (MAS), yang kedapatan memakai dana kredit hingga Rp150 miliar untuk berjudi.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa dana kredit LPEI seharusnya dipakai untuk kebutuhan usaha, namun justru diselewengkan untuk kepentingan pribadi. “Hampir Rp150 miliar digunakan untuk judi, sementara operasional perusahaan hanya dipakai sebagian kecil,” katanya, Kamis (28/8/2025).
Dari catatan KPK, PT SMJL hanya menggunakan Rp17 miliar atau 3,01 persen dari total pinjaman, sementara PT MAS memakai Rp110 miliar atau 16,4 persen. Sisanya, justru dialihkan untuk membeli aset, kendaraan, kebutuhan keluarga, hingga judi.
Lebih jauh, penyidik juga mendalami jejak perjudian Hendarto di luar negeri. “Kami susuri apakah dilakukan di negara tetangga atau lebih jauh. Yang jelas, uang itu dipakai untuk judi,” tegas Asep.
Hendarto tidak sendirian. Ia diduga bersekongkol dengan pejabat LPEI untuk memuluskan pencairan kredit dengan agunan kebun sawit di kawasan hutan lindung tanpa izin sah. Kerugian negara akibat perbuatannya ditaksir mencapai Rp1,7 triliun.
Kasus Hendarto menjadi bagian dari skandal lebih besar, di mana LPEI memberikan kredit bermasalah kepada 11 debitur dengan potensi kerugian negara mencapai Rp11,7 triliun.
Sebelumnya, KPK sudah menetapkan lima tersangka lain, termasuk pejabat tinggi LPEI dan sejumlah pengusaha swasta.
Skandal LPEI ini kini menjadi sorotan nasional: bagaimana uang negara yang seharusnya menopang ekspor justru berubah menjadi sumber “kasino” pribadi bagi segelintir orang. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | detik.com |
| Kategori | : | Cendekia |











