Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
16 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
15 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Prabowo Tegaskan Efisiensi APBN Tidak Kurangi Dana ke Daerah

Prabowo Tegaskan Efisiensi APBN Tidak Kurangi Dana ke Daerah
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Kamis, 28 Agustus 2025 17:22 WIB

TANGERANG – Presiden RI, Prabowo Subianto, meluruskan persepsi terkait kebijakan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sedang dijalankan pemerintah pusat. Ia menegaskan efisiensi bukan berarti memangkas dana transfer ke daerah, melainkan mengalihkan penggunaan anggaran agar lebih tepat sasaran.

“Efisiensi jangan diartikan potong transfer daerah. Ada yang langsung dan ada yang tidak langsung. Contohnya Makan Bergizi Gratis (MBG) adanya di desa-desa, MBG ada di kabupaten-kabupaten,” kata Prabowo dalam Apkasi Otonomi Expo 2025 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (28/8/2025).

Prabowo memaparkan, tahun ini pemerintah mengalokasikan Rp171 triliun untuk daerah, sementara tahun depan anggarannya naik menjadi Rp335 triliun yang disalurkan ke seluruh desa di Indonesia.

Menurutnya, dana efisiensi APBN dialihkan untuk mendukung program langsung yang menyentuh masyarakat, seperti revitalisasi sekolah dan MBG. Hingga Agustus 2025, tercatat 23 juta penerima manfaat, terdiri dari pelajar dan ibu hamil.

Untuk memastikan distribusi berjalan lancar, pemerintah telah menyiapkan lebih dari 6.600 dapur MBG di berbagai wilayah. “Selain menjamin makanan bergizi, dapur-dapur ini juga membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar,” ujarnya. 

Prabowo menyebut, target pada akhir Desember 2025 adalah 82,9 juta penerima manfaat. “Semua anak-anak Indonesia dan ibu hamil akan merasakan manfaat program ini. Bahkan dunia ikut melirik karena skalanya besar,” jelasnya.

Meski begitu, ia mengakui keterbatasan APBN membuat pemerintah baru mampu menyediakan makanan bergizi satu kali sehari. “Itu sudah prestasi besar. Kalau dua kali, APBN bisa jebol. Karena itu efisiensi sangat penting,” tandasnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Kategori:Balai Kota, Parlemen
wwwwww