Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
5 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
5
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Cendekia

Dirjenpas: Pemindahan Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan untuk Pengamanan dan Pembinaan

Dirjenpas: Pemindahan Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan untuk Pengamanan dan Pembinaan
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memindahkan 196 narapidana kategori risiko tinggi (high risk) ke Pulau Nusakambangan.
Minggu, 24 Agustus 2025 12:36 WIB

JAKARTA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) kembali memindahkan ratusan narapidana risiko tinggi ke Nusakambangan. Sebanyak 196 napi dikirim dalam dua gelombang, Jumat (22/8/2025) dan Sabtu (23/8/2025), dengan pengawalan ketat aparat gabungan.

Dirjen Pemasyarakatan Kemenimipas, Mashudi, menyebut pemindahan ini bagian dari upaya menata sistem pembinaan dan pengamanan napi kategori high risk. Sejak Menteri Agus Andrianto menjabat pada 2024, sudah 1.300 napi dipindahkan ke pulau yang dikenal sebagai penjara berkeamanan maksimum tersebut.

“Ini bukan hanya tentang memberantas narkoba dan HP di dalam lapas, tapi juga langkah menghadirkan pembinaan yang tepat. Tujuannya agar mereka bisa kembali ke masyarakat dengan kondisi mental dan perilaku yang lebih baik,” kata Mashudi, Minggu (24/8).

Data Kemenimipas mencatat, napi yang dipindahkan akhir pekan lalu terbanyak berasal dari Kepulauan Riau dengan 57 orang, disusul Jawa Barat 55 orang, Jambi 33 orang, Sumatra Selatan 21 orang, Sumatra Utara 6 orang, Sumatra Barat 4 orang, dan Riau 3 orang. 

Narapidana tersebut akan ditempatkan di lapas super maksimum dan maksimum sesuai hasil asesmen tingkat risiko. Selama proses pemindahan, tim Pengamanan Intelijen dan Kepatuhan Internal Ditjen Pemasyarakatan bekerja sama dengan kepolisian dan petugas pemasyarakatan daerah.

“Mereka akan mendapat pembinaan dan pengamanan khusus sesuai kategori masing-masing. Harapan kami, Nusakambangan bisa menjadi tempat pembentukan kembali karakter warga binaan,” tambah Mashudi. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kompas.tv
Kategori:Cendekia, Balai Kota, Parlemen, Binawidya
wwwwww