Dari Curhat Gaji Rp 46 Juta hingga Harta Rp 17 Miliar, Wamenaker Noel Ditangkap KPK
![]() |
| Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer |
JAKARTA – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel, resmi ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan pemerasan perusahaan pengurus sertifikasi kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Penangkapan Noel langsung mengundang sorotan, bukan hanya karena jabatannya, tetapi juga gaya hidup dan kekayaan yang ia laporkan ke negara.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan penangkapan itu. “Iya, benar,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).
Noel, yang sebelumnya dikenal sebagai Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman), baru dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wamenaker pada 21 Oktober 2024. Kurang dari setahun menjabat, ia kini harus berurusan dengan lembaga antirasuah.
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dipublikasikan KPK, Noel tercatat memiliki harta senilai Rp 17,62 miliar. Rinciannya meliputi tanah, bangunan, kendaraan mewah, harta bergerak lainnya, dan kas.
Di sektor transportasi, Noel melaporkan kepemilikan kendaraan senilai Rp 3,33 miliar, antara lain Mitsubishi Pajero, Toyota Fortuner, Toyota Land Cruiser, Kia Picanto, serta motor Yamaha NMAX.
Namun bukan itu saja. Dalam OTT yang menjeratnya, KPK juga menyita dua motor gede (moge) Ducati dari kediaman Noel. Dua moge tersebut adalah Ducati Multistrada oranye kombinasi putih dan Ducati Streetfighter V4. Harga Ducati Streetfighter V4 sendiri di Indonesia bisa tembus Rp 1,9 miliar.
Ironinya, tiga bulan lalu Noel sempat mengeluh soal penghasilannya sebagai wakil menteri. Dalam sebuah podcast bersama dr Richard Lee (9/5/2025), ia mengaku hanya menerima Rp 46 juta per bulan, terdiri dari gaji pokok Rp 11 juta dan tunjangan Rp 35 juta. “Enggak ada tambahan. Kalau mau ya nyopet. Terus nyopet. Terus pintar-pintar nyopet,” kata Noel saat itu.
Kini ucapannya seperti menjadi boomerang. Di tengah curhat soal gaji yang dianggap kecil, Noel justru ditangkap KPK dengan barang bukti kekayaan mewah.
Kasus ini bukan hanya membuka tabir dugaan praktik korupsi di kementerian, tapi juga memantik pertanyaan publik: bagaimana seorang pejabat dengan penghasilan terbatas bisa mengoleksi harta miliaran rupiah dan garasi penuh kendaraan mewah?. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | liputan6.com |
| Kategori | : | Cendekia, Balai Kota |











