Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
22 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
22 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
4
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Pecatur Indonesia Sapu Bersih Emas dan Perak Kejuaraan Catur Asian Junior U 20

Pecatur Indonesia Sapu Bersih Emas dan Perak Kejuaraan Catur Asian Junior U 20
Ivana Maria Treopolsa Lasama. (Foto: Kristianus Liem)
Rabu, 10 Juli 2024 22:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Para pecatur putra dan putri Indonesia tampil gemilang dengan merebut medali emas dan perak nomor catur klasik pada Kejuaraan Catur Junior U 20 Asia Timur 2024 yang berlangsung di Kampus Gunadarma Kelapa Dua Tangerang, Banten, 3-11 Juli 2024.

IM Aditya Bagus Arfan mengawali langkah sukses dengan meraih gelar juara nomor klasik putra sekaligus memastikan meraih Norma GM keduanya. Adit dan FM Nayaka Budhidharma sama-sama membukuan 5 kemenangan dan 4 kali remis.

Pecatur Mongolia IM Amilal Munkhdalai juga sama meraih 7 poin tapi kalah dalam nilai tie-break hanya kebagian merebut medali perunggu.

Di bagian putri, pecatur cantik Ivana Maria Treopolsa Lasama juga sukses merebut medali emas, perak diambil pecatur pelatnas junior WFM Cecilia Liuviann. Baik Ivana dan Cecilia sama-sama mencetak 7 kemenangan dan 3 kali kalah. Sementara pecatur Mongolia WFM Nanjid Tsogzolmaa yang juga meraih 7 poin meraih medali perunggu karean kalah tie-break.

Dengan hasil itu, Ivana langsung mendapatkan gelar WIM mengingat ratingnya sudah menembus 2000 (2005) dan tambahan satu Norma WGM. ***

wwwwww