Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
23 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
2
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
19 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
3
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
4
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Kuliner

Penyebab Kematian Fans Taylor Swift di Konser Rio de Janeiro Terungkap

Penyebab Kematian Fans Taylor Swift di Konser Rio de Janeiro Terungkap
Taylor Swift. (Ist)
Kamis, 28 Desember 2023 20:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Laporan forensik yang diperoleh dari Associated Press hari Rabu (27/12/2023), mengungkapkan bahwa penyebab kematian Ana Clara Benevides Machado, seorang penggemar Taylor Swift asal Brasil, adalah akibat kelelahan dan suhu ekstrem.

Ana, yang meninggal dunia beberapa jam seusai pingsan saat konser Taylor Swift di Stadion Nilton Santos bulan lalu, dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Salgado Filho pada 17 November.

Sejumlah video dan foto yang diunggah ke media sosial menunjukkan penggemar mengantre berjam-jam sebelum masuk ke dalam stadion.

Pihak berwenang sudah menduga suhu panas mencapai 40,5 derajat celsius di Rio pada hari itu, berperan dalam kematian Ana.

Laporan awal pihak kepolisian menyatakan bahwa tidak ada jejak obat-obatan atau alkohol dalam tubuhnya. Kelelahan akibat panas diduga menyebabkan masalah kardiovaskular dan pernapasan.

Taylor Swift, dalam Instagram Stories-nya setelah pertunjukan pada 17 November, menyatakan kesedihannya atas kejadian naas tersebut.

Meski tidak secara tegas menyebut tragedi itu saat kembali ke panggung pada 20 November, Taylor menambahkan lagu "Bigger Than the Whole Sky" sebagai penghormatan kepada Ana.

Penyelenggara acara Time 4 Fun merespons tragedi ini dengan merencanakan pembagian air gratis di semua pertunjukan mendatang di Rio.

Para penggemar Swift mencatat bahwa pada hari kematian Ana, mereka tidak diizinkan membawa botol air ke dalam tempat pertunjukan. Beberapa pos medis dan ICU bergerak juga akan didirikan di sekitar stadion sebagai langkah keamanan tambahan. (Yazid N). ***

wwwwww