Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
21 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
21 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
11 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Toni Kebagian Perak, Viona Kibarkan Merah Putih di Kejuaraan Dunia Mixed Martial Arts 2023 Bangkok

Toni Kebagian Perak, Viona Kibarkan Merah Putih di Kejuaraan Dunia Mixed Martial Arts 2023 Bangkok
Petarung putri Indonesia Viona Amallia Adinda Putri meluapkan kegembiraan. (Dok. PB Pertacami)
Minggu, 10 Desember 2023 21:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Petarung putri Indonesia, Viona Amallia Adinda Putri mengukir tinta emas pada Kejuaraan Dunia Mixed Martial Arts 2023 di Bangkok, Thailand, 6-10 Desember 2023. Viona tercatat sebagai atlet pertama putri Indonesia yang sukses mengibarkan Merah Putih  dan mengundangkan Lagu Indonesia Raya pada event yang digelar International Federation Global Mixed Martial Arts (GAMMA) dengan melibatkan 35 negara peserta.

Dalam pertandingan final kelas 47,6kg nomor Female Stricking MMA, Minggu (10/12/2023), Viona, panggilan karibnya, berhasil menumbangkan petarung asal China, Gao Huan Jun dengan menang angka telak.

Selain meraih 1 medali emas, Indonesia juga mambawa pulang 1 medali perak yang dipersembahkan Toni Kristian Hutapea. Tampil di kelas 52.2 Kg Men Elite Stricking MMA, Toni kalah angka dari petarung Kazakstan, Zharzhanov Kaizat.

”Saya sangat terharu dan bangga dengan kesuksesan Viona mengibarkan Merah Putih di Kejuaraan Dunia Mixed Martial Arts 2023. Begitu juga dengan Toni yang mampu meraih perak. Luar biasa perjuangan mereka,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB Pertacami), Tommy Paulus Hermawan.

Di kejuaraan dunia ini, Indonesia mengirimkan 6 atlet yang terdiri dari 5 atlet putra dan 1 atlet putri. Mereka menjalani program latihan dan serangkaian latih tanding sejak minggu pertama November 2023 lalu.

“Program latihan dan latih tanding dengan atlet MMA dan Muaythai di Thailand itu membuahkan hasil. Viona dan Toni bukan hanya  banyak mengenal karakter lawan tetapi juga mampu lebih cepat beradaptasi,” ungkapnya.

WartaPKU

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB Pertacami, Peter Taslim mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa masyarakat Indonesia atas kesuksesan Viona mengibarkan Merah Putih dan keberhasilan Toni meraih perak di ajang event dunia.

“Petarung Indonesia sudah membuktikan kemampuannya. Makanya, PP Pertacami akan konsisten membina atlet-atlet MMA Indonesia,” tandasnya.

Prestasi olahraga campuran Indonesia cukup menggembirakan. Sebelumnya, Indonesia juga meraih 1 perak dan 3 perunggu pada Kejuaraan Asian MMA Championship 2023 Bangkok dan meraih 1 perunggu pada Kejuraan Dunia World Junior MMA 2023 Yunani. ***

wwwwww