Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
2
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
3
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
24 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
4
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis

Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
Selasa, 03 November 2026 10:08 WIB
Penulis: M Rafdinal Adrianto
PEKANBARU - Kekhawatiran para orang tua di Kota Pekanbaru terhadap membengkaknya pengeluaran setiap memasuki tahun ajaran baru kini mendapat angin segar. Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru tidak hanya memastikan kelanjutan program pembagian seragam sekolah gratis pada 2027, tetapi juga menyiapkan kejutan baru berupa tambahan satu setel pakaian adat Melayu bagi setiap peserta didik yang berhak menerima bantuan.

Langkah alokasi anggaran ini dirancang khusus untuk memangkas beban ekonomi keluarga, terutama mereka yang masuk dalam kategori kurang mampu. Guna merealisasikan perluasan jangkauan program pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan tersebut, pemerintah daerah bersiap menggelontorkan dana yang diperkirakan mencapai Rp13 miliar.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengungkapkan bahwa keputusan mempertahankan dan meningkatkan fasilitas jaring pengaman sosial ini lahir dari aspirasi langsung warga di lapangan. Sejak pertama kali bergulir, kebijakan tersebut menuai respons positif dari kalangan ibu rumah tangga dan wali murid yang merasa terselamatkan dari tingginya biaya daftar ulang sekolah.

"Karena banyak yang melapor kepada saya terkait baju seragam ini. Dan tahun depan akan kita lanjutkan," terang Agung di sela-sela pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Binawidya, Senin (2/11/2026).

Ia menegaskan, skema bantuan di sektor pendidikan ini akan ditetapkan sebagai agenda prioritas berkelanjutan yang terjamin postur anggarannya setiap tahun. Lewat intervensi pemerintah ini, uang belanja yang semula disiapkan orang tua untuk menebus seragam baru diharapkan bisa dialihkan guna memenuhi asupan gizi anak atau membeli alat tulis penunjang belajar lainnya.

"Kami bakal anggarkan setiap tahun. Kami memastikan bahwa program ini terus berlanjut untuk membantu orang tua siswa," tegasnya.

Sebagai gambaran realisasi di lapangan, pada pelaksanaan tahun ajaran 2026, Pemkot Pekanbaru telah menyalurkan dana sebesar Rp12,4 miliar untuk pengadaan seragam gratis. Rincian distribusi anggaran tersebut terbagi menjadi Rp5,6 miliar untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Rp6,8 miliar dialokasikan bagi tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Suntikan dana belasan miliar rupiah itu sukses menjangkau 19.900 siswa di seluruh penjuru Kota Bertuah. Distribusi logistik pendidikan tersebut menyentuh 8.900 murid SD serta 11.000 pelajar SMP, memastikan setiap anak bisa melangkah ke gerbang sekolah dengan kelengkapan seragam tanpa harus membebani kantong keluarga. ***

wwwwww