Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
21 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
3
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
4
7 Dosen Unilak Pekanbaru Raih Jabatan Lektor Kepala, Rektorat Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Cendekia
24 jam yang lalu
7 Dosen Unilak Pekanbaru Raih Jabatan Lektor Kepala, Rektorat Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
5
Kadishub Pekanbaru Cek PJU Jalan Siak II, Respons Cepat Tragedi Kecelakaan Maut Pengendara Motor
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Kadishub Pekanbaru Cek PJU Jalan Siak II, Respons Cepat Tragedi Kecelakaan Maut Pengendara Motor
Home  /  Berita  /  Kampus

Firman Soebagyo Nilai Kenaikan Pertamax Berkeadilan, Pertalite dan Solar Tetap Aman

Firman Soebagyo Nilai Kenaikan Pertamax Berkeadilan, Pertalite dan Solar Tetap Aman
Anggota DPR RI, Firman Soebagyo. (Ist)
Kamis, 11 Juni 2026 07:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Golkar Firman Soebagyo mendukung penyesuaian harga Pertamax karena dinilai penting menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah kenaikan minyak dunia.

Menurut Firman, kebijakan tersebut merupakan langkah yang wajar untuk menjaga kesehatan anggaran negara dan mengurangi beban yang harus ditanggung pemerintah.

“Penyesuaian harga Pertamax adalah kebijakan yang rasional. Jika harga terus ditahan saat minyak dunia naik, beban APBN akan semakin berat,” ujar Firman di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Firman menilai mayoritas pengguna Pertamax berasal dari kalangan menengah ke atas yang memiliki daya beli lebih baik dibanding pengguna BBM subsidi. Karena itu, penyesuaian harga dinilai tidak akan terlalu membebani masyarakat kecil.

Ia juga menyebut harga Pertamax di Indonesia masih cukup kompetitif dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.

Selain itu, penyesuaian harga Pertamax dinilai dapat membantu menjaga ruang fiskal pemerintah sehingga anggaran dapat difokuskan untuk program bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

Firman menegaskan pemerintah tetap berkomitmen mempertahankan harga BBM subsidi, yakni Pertalite dan Solar, guna melindungi masyarakat kecil, nelayan, petani, serta pelaku UMKM.

Ia juga meminta pemerintah meningkatkan komunikasi publik terkait kebijakan tersebut, memperketat pengawasan distribusi BBM, serta memastikan manfaat fiskal dari kebijakan itu dapat dirasakan masyarakat melalui berbagai program sosial.

“Yang terpenting, masyarakat kecil tetap terlindungi dan subsidi tepat sasaran dapat terus berjalan,” tegas Legislator dapil Jateng III ini. ***

wwwwww