Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
22 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
3
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
22 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Susun Strategi Menuju Asian Games Nagoya 2026, Kemenpora Evaluasi Hasil SEA Games Thailand 2025

Susun Strategi Menuju Asian Games Nagoya 2026, Kemenpora Evaluasi Hasil SEA Games Thailand 2025
Menpora Erick Thohir. (Foto: Kemenpora)
Jum'at, 26 Desember 2025 20:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indnesia (Kemenpora RI) langsung bergerak cepat untuk melakukan evaluasi tahap awal terhadap capaian Kontingen Indonesia pada SEA Games ke-33 Thailand 2025. 

Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora RI), Erick Thohir, memimpin langsung rapat evaluasi pada Senin (22/12/2025) bersama Deputi bidang peningkatan prestasi olahraga Kemenpora RI, Surono, dan tim review terhadap performa seluruh cabang olahraga yang bertanding di SEA Games 2025 Thailand.

Dalam rapat tersebut, tim evaluasi membahas kontribusi cabor-cabor dalam perolehan total medali, terutama capaian medali emas. Dari hasil rapat ini, tim evaluasi masih akan melakukan analisa lebih detail untuk memaparkan rapor cabor-cabor pada pertengahan Januari.

Hasil evaluasi ini sekaligus untuk memetakan cabor potensial penghasil emas di Asian Games 2026 Jepang. Strategi penentuan cabor yang akan dikirim ke Asian Games memang akan segera dilakukan di awal tahun 2026 mengingat Asian Games sudah digelar pada 19 September 2026 mendatang.

“Kita bergerak cepat, kita tidak mau terlena dengan hasil positif ini, jadi begitu selesai SEA Games Thailand 2025, saya bersama Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Bapak Surono, dan tim evaluasi duduk bersama untuk membahas garis besar bagaimana performa kontingen kita di SEA Games kemarin. Ini baru tahap evaluasi awal, analisa detailnya nanti mungkin di sekitar minggu kedua Januari," kata Menpora Erick.

"Saya juga ingin kita sudah bisa memetakan potensi emas kita di Asian Games, sehingga juga bisa mulai melakukan review cabor apa dan siapa atlet yang akan berangkat. Karena waktu yang kita miliki tidak lama lagi, kurang dari sembilan bulan kita sudah mulai Asian Games, sehingga kita butuh segera merumuskan strategi dan perencanaan yang matang,” lanjutnya.

Bukan hanya membidik Asian Games, tapi strategi untuk kembali mendulang banyak emas di SEA Games Malaysia 2027 juga akan menjadi pembahasan di awal tahun depan. Penyelenggaraan SEA Games yang terbagi di empat wilayah yaitu Kuala Lumpur, Johor, Sarawak dan Penang menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia untuk bisa menjaga peringkat. ***

wwwwww