Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
23 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
4
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Lansia Tak Bisa Bayar Tunai di Roti’O, Video Viral Picu Reaksi Publik

Lansia Tak Bisa Bayar Tunai di Roti’O, Video Viral Picu Reaksi Publik
Ilustrasi cashless society (foto: shutterstock)
Jum'at, 26 Desember 2025 11:37 WIB
JAKARTA – Jagat media sosial diwarnai perbincangan hangat setelah beredar potongan video yang menunjukkan seorang pria meluapkan kemarahan di salah satu gerai Roti’O. Kemarahan tersebut diduga dipicu karena seorang lanjut usia tidak dapat bertransaksi menggunakan uang tunai rupiah. Gerai itu diketahui menerapkan sistem pembayaran non-tunai atau cashless.

Video tersebut menyebar cepat dan memancing respons beragam dari warganet. Sebagian menyayangkan kebijakan pembayaran non-tunai yang dinilai belum sepenuhnya ramah bagi lansia. Kelompok ini menilai tidak semua konsumen siap beradaptasi dengan sistem digital. Namun, ada pula warganet yang melihat kebijakan cashless sebagai bagian dari transformasi layanan ritel modern.

Seiring viralnya video tersebut, manajemen Roti’O menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf melalui akun Instagram resmi @rotio.indonesia. Pihak manajemen menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi dan transaksi non-tunai diterapkan untuk mempermudah layanan serta memberikan keuntungan tambahan bagi pelanggan.

"Kami mohon maaf atas kejadian yang beredar dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Penggunaan aplikasi dan transaksi non-tunai di outlet kami bertujuan untuk memberikan kemudahan serta memberikan berbagai promo dan potongan harga bagi pelanggan setia kami," demikian pernyataan manajemen Roti’O yang dikutip.

Manajemen juga mengakui adanya ruang perbaikan dalam pelayanan. Evaluasi internal telah dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang dan pelayanan ke depan dapat menjangkau seluruh lapisan pelanggan.

"Saat ini kami sudah melakukan evaluasi internal agar ke depannya tim kami dapat memberikan pelayanan yang lebih baik. Terima kasih atas masukan dan kepercayaan yang diberikan kepada kami," lanjut pernyataan tersebut.

Kasus ini kembali memunculkan diskusi publik mengenai kebijakan pembayaran non-tunai di gerai ritel, khususnya terkait inklusivitas layanan bagi kelompok lanjut usia dan konsumen yang belum terbiasa dengan teknologi digital. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:Kabar Bertuah, Warga Bertuah
wwwwww