Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
3 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Kisah Menarik dari SEA Gameske-33 Thailand 2025

Kehamilan Tak Halangi Medina Persembahkan Medali Emas

Kehamilan Tak Halangi Medina Persembahkan Medali Emas
MIW Medina Warda Aulia. (Foto: Kemenpora)
Selasa, 23 Desember 2025 22:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Di balik gemerlap medali SEA Games ke-33 Thailand 2025, tersimpan kisah perjuangan luar biasa dari MIW Medina Warda Aulia. Atlet catur putri Indonesia itu sukses mempersembahkan satu emas, satu perak, dan satu perunggu untuk Kontingen Merah Putih.

Prestasi yang diraih Medina tidak lah mudah. Dia bertanding dalam kehamilan 7 bulan, mengandung anak pertamanya. Sebelum pertandingan, dia menghadapi rasa mual. Kendati demikian, dia tetap tenang, fokus, dan tampil presisi.

"Pas sebelum tanding ada rasa mual. Tapi, begitu main sudah tidak mual lagi. Karena fokus ke pertandingan," ungkap Medina.

Mengatasi kondisi tersebut, Medina memiliki cara sederhana namun efektif. Dia selalu meminta bantuan rekan-rekannya di tim catur untuk menyiapkan air kelapa setiap akan bertanding.

Minuman itu dikonsumsinya saat di ruang tunggu sebelum pertandingan dimulai. Selain itu, ada pula cokelat dan permen yang juga menjadi andalan untuk membantu meredakan mual.

"Begitu masuk ke papan catur, fokus tanding. Mualnya sudah tidak terasa," ujar Medina.

Keikutsertaan Medina di SEA Games tahun ini juga telah melalui pertimbangan matang. Medina berkonsultasi dengan dokter kandungan dan dinyatakan aman untuk bertanding. Dukungan pun mengalir penuh dari keluarga dan rekan-rekan Pelatnas yang selalu sigap membantu selama persiapan hingga pertandingan.

Namun, perjuangan sesungguhnya justru terjadi jauh sebelum SEA Games Thailand dimulai. Medina menjalani masa Pelatnas dan uji tanding dengan disiplin tinggi. Setiap Senin hingga Jumat, ia bahkan menyetir sendiri dari rumahnya di kawasan Condet (Jakarta) menuju Bekasi untuk mengikuti latihan.

Ada satu fase berat yang hampir membuatnya berhenti sejenak. Di tengah Pelatnas, kondisi fisiknya sempat menurun hingga ia harus beristirahat selama satu minggu. "Saat itu memang lelah dan harus benar-benar istirahat," kenangnya.

Kerja keras itu akhirnya terbayar lunas. Medina menutup SEA Games Thailand 2025 dengan koleksi satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

Medali emas diraih dari nomor ASEAN Chess Rapid Women Quadruple, perak dari FIDE Chess Rapid Women Double, serta perunggu dari Makruk Chess Classic Mixed Quintuples. Jelas ini sebuah pencapaian yang membanggakan sekaligus mengharukan.

Medali emas SEA Games kali ini bernilai hingga Rp 1 miliar. Bagi Medina, hal tersebut membawa rasa syukur tersendiri. Dia pun telah merencanakan bonus itu dengan matang. "Nanti buat investasi dan tabungan pendidikan anak," tuturnya.

Kini, Medina memastikan kondisinya dalam keadaan baik. Dengan keteguhan, dukungan orang-orang terdekat, dan keyakinan kuat, dia membuktikan bahwa tekad dan semangat juang yang tinggi dapat mengatasi segala tantangan. Kisahnya bisa menjadi simbol inspirasi bagi generasi muda Indonesia. ***

wwwwww