Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
4 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Cendekia

Immanuel Ebenezer Tersangka KPK, Presiden Prabowo Langsung Teken Pemberhentian

Immanuel Ebenezer Tersangka KPK, Presiden Prabowo Langsung Teken Pemberhentian
Immanuel Ebenezer resmi dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sabtu, 23 Agustus 2025 13:25 WIB

JAKARTA – Immanuel Ebenezer resmi dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Presiden Prabowo Subianto menandatangani keputusan presiden (Keppres) pemberhentian pada Jumat (22/8/2025).

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan keputusan itu diambil segera setelah KPK mengumumkan status hukum Immanuel.

"Presiden telah menandatangani keputusan presiden tentang pemberhentian saudara Immanuel Ebenezer dari jabatan Wakil Menteri Ketenagakerjaan," kata Prasetyo. 

Ia menambahkan, pemerintah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK. "Seluruh tahapan hukum kami serahkan untuk dijalankan sebagaimana mestinya," ujarnya.

Dugaan Pemerasan Buruh

KPK mengungkap keterlibatan Immanuel dalam kasus pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menjelaskan bahwa buruh dipaksa membayar Rp6 juta agar sertifikasi mereka cepat keluar.

"Padahal biaya resmi hanya Rp275 ribu, tapi faktanya para buruh harus membayar hingga Rp6 juta," jelas Budi.

Jika menolak, sertifikasi diperlambat bahkan tidak diproses. Modus ini sudah berjalan sejak 2019.

Suap Rp3 Miliar dan Satu Motor 

Hasil penyidikan KPK menunjukkan Immanuel Ebenezer menerima Rp3 miliar dan satu unit motor dari praktik ilegal tersebut. Total kerugian dari pemerasan sertifikasi K3 ditaksir mencapai Rp81 miliar.

"Dia tahu, membiarkan, bahkan meminta hasil pemerasan," ujar Budi.

Menurut KPK, uang hasil suap digunakan untuk berbagai kepentingan pribadi, mulai dari cicilan rumah, pembelian kendaraan, hingga hiburan.

Teguran Keras untuk Kabinet

Mensesneg Prasetyo menegaskan bahwa kasus Immanuel harus menjadi pengingat bagi seluruh pejabat negara.

"Presiden Prabowo berkomitmen kuat memberantas korupsi. Kasus ini semoga jadi pembelajaran agar seluruh pejabat bekerja sungguh-sungguh dan tidak menyalahgunakan jabatan," katanya.

Dengan pencopotan ini, posisi Wamenaker untuk sementara kosong menunggu pengganti. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:Cendekia, Balai Kota, Parlemen
wwwwww